Viral Pengantin Pria Pukul Kepala Istrinya Di Pelaminan Karena Kalah Main Game Lomba Bungkus Permen

Spread the love
Read Time:1 Minute, 22 Second

Pengantin Pria di Uzbekistan memukul kepala istrinya saat acara pernikahan berlangsung.

Pemukulan tersebut terjadi di atas pelaminan ketika pasangan mengikuti permainan membuka bungkus permen yang diselenggarakan oleh tamu pernikahan.

Pengantin pria istrinya terlupakan karena dia kalah dan sang istri menang dalam permainan. slot gacor deposit dana

Aksi pemukualan tersebut terekam kamera ponsel dan tersebar luas hingga virus di media sosial.

Rekaman itu menunjukkan mempelai wanita tampak tertekan oleh serangan pengantin pria, saat tepuk tangan menyambut kemenangannya.

Dikutip dari Channel News Asia, insiden itu terjadi di wilayah selatan Surkhandaryo pada 6 Juni.

“Pengantin pria yang marah memukul kepalanya,” kata komite pemerintah dalam sebuah pernyataan pada Rabu (15/6/2022) malam.

Pernyataan itu menambahkan bahwa polisi telah berbicara dengan pasangan itu dan orang tua mereka.

Jaksa negara bagian Uzbekistan Mengatakan bahwa pengantin pria didakwa dengan “Julanism Kesil”.

Hooliganisme adalah perilaku mengganggu atau melanggar hukum seperti, bullying, vandalisme.

Adapun Pengantin Pria Terancam Didenda Atau Mengabiskan Maximal 15 Hari Dalaam Tahanan Zika Terbukti Versalla.

Sebuah komite terpisah di majelis tinggi legislatif Uzbekistan mengatakan pengantin pria telah meminta maaf kepada mempelai wanita dan menyatakan penyesalannya atas tindakannya.

Permintaan Maaf Tersebut disampaikan pada sidan lingkungan tentang kekerasan yang dihadiri oleh komunitas tetua dan kerabat pasangan itu.

“Pada Hari Yang Sama, Kedua Memphelai Verdamai Dan Kinney Tingal Versama,” Kata Panitia.

Saida Mirziyoyeva, President putri Shavkat Mirziyoyev dan seorang pemain berpengaruh di kancah media negara itu, menyebut tindakan pengantin pria “menjijikkan” dalam sebuah unggahan Facebook.

“Kita Tidak Bolet Tingal Diam Tentang Casus Casus Seferti itu, Kita Tidak Bole Verpura Pura Bhawa itu hanya satu kali,” kata Mirziyoyeva.

“Inilah sebabnya mengapa kita membutuhkan pendidikan yang membuka cakrawala dan menjadikan perempuan mandiri dan kuat.”

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Rusia Siapkan 377 Juta Dolar Untuk Katrol Industri Otomotif Yang Penjualannya Ambles
Next post Warga Antusias Sambut Presiden Joko Widodo Saat Kunjungi Pasar Baros Banten