Ukraina Menerima Pengiriman Rudal Harpoon Dan Howitzer Dari Barat

Spread the love
Read Time:1 Minute, 8 Second

KYIV, – Ukraina menerima rudal anti kapal Harpoon dari Denmark dan artileri self-propelled dari Amerika Serikat (AS).

Hal ini dilaporkan pada Sabtu (28 Mei 2022) oleh Menteri Pertahanan Ukraina Olexi Rezhnikov, Reuters melaporkan.

Rezhnikov mengatakan kedatangan senjata ini akan meningkatkan kemampuan pasukan Ukraina untuk melawan invasi Rusia. slot gacor hari ini gampang menang

“Pertahanan pantai negara kita tidak hanya diperkuat oleh rudal Harpoon yang akan digunakan oleh tim pelatihan Ukraina,” tulis Rezhnikov di halaman Facebook-nya.

Dia mengatakan rudal Harpoon, bersama dengan rudal Neptunus Ukraina, akan beroperasi di pertahanan pantai Ukraina, termasuk pelabuhan selatan Odessa.

Setelah Rusia memulai invasi ke Ukraina pada 24 Februari, Rusia memberlakukan blokade maritim di pelabuhan Ukraina, menghambat ekspor bahan makanan pokok.

Rusia juga menggunakan Armada Laut Hitam untuk melancarkan serangan rudal terhadap Ukraina, yang kemudian mulai mendapat dukungan militer dari Barat.

Reznikov mengatakan bahwa rudal Harpoon merupakan hasil kerjasama beberapa negara. Rudal itu dikirim dari Denmark dengan partisipasi Inggris.

Dia menambahkan bahwa Ukraina juga menerima beberapa artileri berat, termasuk howitzer self-propelled modifikasi M109 buatan Amerika.

Senjata itu memungkinkan tentara Ukraina untuk menyerang target dari jarak jauh.

Bulan lalu, seorang pejabat senior Pentagon mengatakan militer AS telah mulai melatih sejumlah kecil orang Ukraina dengan howitzer.

Pejabat itu menambahkan bahwa pelatihan itu berlangsung di luar Ukraina.

Ukraina ingin mengamankan peluncur rudal jarak jauh M270 buatan AS untuk mendorong pasukan Rusia keluar dari Timur.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Update Pencarian Bayi Radwan Kamel Di Ares, Swiss Menggunakan Drone Canggih Untuk Penerjemah Keluarga
Next post Indonesia Bersiap Selenggarakan 3 Agenda Olahraga Internasional