Temuan Baru Penyelidikan Kerusuhan Capitol: Penyerbuan Merupakan Upaya Kudeta

Spread the love
Read Time:1 Minute, 31 Second

WASHINGTON DC, – Komite DPR AS yang dibentuk untuk menyelidiki penyerbuan Capitol Hill pada 6 Januari 2021 merilis materi video dan audio baru dalam dengar pendapat publik pada Kamis (9/6/2022).

Komite tersebut menyebut bahwa penyerbuan Capitol Hill yang dilakukan massa pendukung mantan Presiden AS Donald Trump tersebut merupakan upaya kudeta. slot deposit pulsa axis

Massa yang menyerbu Gedung Capitol berupaya untuk membalikkan kekalahan Trump dalam pemilu AS 2020, sebagaimana dilansir DW.

Ketua komite Bennie Thompson, dari Partai Demokrat, mengatakan bahwa demokrasi masih dalam bahaya dari konspirasi yang menghasut kerusuhan.

Di sisi lain, anggota DPR AS dari Partai Republik Liz Cheney mengatakan, Trump adalah penyulut serangan itu.

Dia menyajikan rekaman mantan Jaksa Agung Bill Barr, yang menolak klaim Trump tentang kecurangan pemilu.

Komite juga merilis audio dari Jenderal Mark Milley, yang bersaksi bahwa mantan Wakil Presiden AS Mike Pence-lah yang mengirim militer dan garda nasional untuk memadamkan kerusuhan, bukan Trump.

Kepala staf Pence mengatakan kepada komite bahwa loyalitas mantan wakil presiden adalah pada konstitusi, bukan Trump.

Komite menyajikan rekaman baru dari kerusuhan tersebut, menunjukkan orang-orang bergegas keluar dari kantor Pemimpin Minoritas DPR AS Kevin McCarthy.

Kesaksian

Seorang petugas polisi yang diserang selama kerusuhan di Capitol Hill, Caroline Edwards, membagikan kesaksiannya.

Dia mengaku bermandikan darah, keringat, dan air mata untuk mempertahankan gedung dari para perusuh.

Dia juga mengaku bahwa dia dihina pada hari-hari setelah penyerbuan Capitol Hill.

Pembuat film dokumenter, Nick Quested, yang melacak gerakan kelompok Proud Boys pada hari itu, juga bersaksi.

Dia terkejut dengan jumlah massa yang datang, kemarahan, kata-kata kotor yang keluar.

Komite juga merilis bukti baru yang menghubungkan upaya Trump untuk membatalkan pemilihan 2020 dengan kerusuhan itu.

Trump, yang kalah dari Joe Biden dalam pemilu AS 2020, secara salah mengeklaim pemilihan itu dinodai oleh kecurangan.

Trump juga telah mencemooh penyelidikan itu dan menyebutnya sebagai perburuan penyihir.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post 10 Perguruan Terbaik Di Indonesia Versi QS WUR 2023
Next post Biaya Perawatan All New Honda HR-V Turbo RS Hingga 100.000 Km