Tarif Listrik Untuk Pelanggan Industri Tidak Ikut Naik, 900 VA Tetap Dapat Subsidi

Spread the love
Read Time:1 Minute, 49 Second

JAKARTA – Di tengah keputusan menaikkan tarif listrik untuk pelanggan rumah tangga maampu nonsubsidi golongan 3.500 Volt Ampere (VA) ke atas (R2 dan R3), berbagai golongan pelangan 3.500VA.

Pelanggan bisnis dan industri juga tidak mengalami kenaikan tarif pada periode ini dan tetap mendapat kompensasi.

Pemerintah juga melindungi masyarakat, dengan memberikat subsidi listrik kepada pelanggan bersubsidi 450 sampai 900 VA, sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 30 tahun 2009 tenrikan SUBSIDI listrik ungan kepada supelang (UU) Nomor 30 tahun 2009 tenrikan SUBSIDI listrik ungan kepada supelang 900 30 tahun 2009 tenrikan. jadwal game slot gacor hari ini

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan pemerintah akan mengalirkan subsidi sebesar Rp 62,93 triliun dan kompensasi Rp 65,91 triliun pada 2022.

Selain melindungi keluarga tidak mampu, terdapat potensi pertumbuhan listrik yang sangat luar biasa di tahun 2022, sehingga Pemerintah tetap memberikan kompensasi untuk pelanggan listrik rumah tangga, di UMSbistrik, Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk melindungi daya beli masyarakat, meningkatkan daya saing industri, dan menjaga perekonomian nasional agar tetap stabil,” ujar Darmawan.

Sedangkan pelanggan pascabayar nantinya akan menghadapi perubahan tarif listrik yang diperhitungkan mulai dari listrik bulan Agustus 2022.

Bagi pelanggan prabayar, penyesuaian tarif listrik akan berlaku saat melakukan transaksi pembelian token listrik 1 Juli 2022.

Penyesuaian tarif listrik (penyesuaian tarif) diberlakukan sejak tahun 2014, untuk memastikan kompensasi dapat tepat sasaran.

Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 03 Tahun 2020 tentang Perubahan Keempat Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 Tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero).

Penyesuaian tarif telah dijalankan sejak tahun 2014 hingga 2016, namun untuk menjaga daya beli masyarakat dan daya saing sektor industri dan bisnis, sejak tahun 2017 hingga triwulan II tahun tidak.

Hal ini membuat pemerintah menggelontorkan subsidi listrik sebesar Rp 243,3 triliun dan kompensasi sebesar Rp 94,17 triliun sejak tahun 2017 hingga 2021.

Namun Darmawan menambahkan, dia menyakini penyesuaian tarif listrik bagi pelanggan rumah tangga 3.500 VA ke atas pada triwulan III 2022, tidak akan memberikan dampak signifikan bagi perekonomian nasional.

“Berdasarkan data Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, tingkat inflasi dari penyesuaian tarif untuk golongan rumah tangga mampu dan pemerintah pada triwulan III 2022 ini dumpaknya kecil atau sekita.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post MAKI Beberkan Perbandingan Gaji Jaksa Agung Dan Pimpinan KPK
Next post Nilai Tas Hermes Pemberian Medina Zein Untuk Puput, Penjual Barang Branded: Hampir Mendekati Asli