Tambang Timah Di Perumahan Mewah Kota Pangkalpinang Disita Aparat

Spread the love
Read Time:1 Minute, 0 Second

BANGKA, – Aktivitas tambang timah ilegal di kawasan permukiman elite Citraland, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung menjadi sasaran penertiban aparat kepolisian, Rabu (1/6/2022).

Dalam operasi penggerebekan itu, para penambang terlanjur kabur. Namun polisi berhasil mengamankan beragam peralatan penambangan. situs slot terpercaya

“Atas laporan masyarakat, melakukan penertiban tambang timah ilegal di kawasan kolong belakang perumahan Citraland Pangkalpinang,” kata Kepala Bidang Humas Polda Bangka Belitung, Kombes Maladi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/6/2022).

Dalam penertiban tersebut, tim Direktorat Kriminal Khusus menyisir kawasan Citraland dari dua lokasi.

“Ada dua lokasi yang disisir, jaraknya berdekatan. Tapi pada saat ditertibkan tidak ditemukan para penambang. Namun anggota menemukan sejumlah peralatan para penambang dan melakukan tindakan dengan membongkar dan menyita peralatan tambang tersebut,” jelas Maladi.

Peralatan yang ditemukan yakni empat unit mesin robin, pipa, sakan, jeriken, drum, bahan bakar minyak (BBM) dan beberapa alat lain milik penambang.

“Saat ini peralatan penambang sudah diangkut dan dibawa ke Mapolda Bangka Belitung,” ungkap Maladi.

Atas adanya penertiban tersebut, Maladi mengimbau agar masyarakat tidak melakukan kembali aktitas penambangan timah ilegal di kawasan tersebut.

Sebagai daerah perkotaan, Pangkalpinang dilarang untuk aktivitas galian penambangan.

Maladi memastikan, kepolisian akan melakukan tindakan tegas terhadap aktivitas yang berada di kolong belakang perumahan citraland.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Respons Camille Vasquez Usai Dengar Kemenangan Johnny Depp
Next post 3 Tahun Menduda, Gading Marten Belum Terpikir Nikah Lagi