Suzuki Klaim Konsumsi BBM Ertiga Smart Hybrid Di Atas 15 Kpl

Spread the love
Read Time:1 Minute, 36 Second

JAKARTA, -PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi menghadirkan produk elektrifikasi berharga terjangkau untuk pasar dalam negeri melalui Suzuki Ertiga Smart Hybrid, Jumat (10/6/2022).

Langkah tersebut merupakan upaya perseroan untuk mendukung program percepatan era elektrifikasi di Indonesia, seraya menurunkan tingkat emisi gas buang yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor. situs slot terpercaya

Ruly Suzuki Ertiga Hybrid

Sehingga, disebutkan bahwa beban kerja mesin mobil menjadi lebih ringan dan efisien. Hanya saja ia belum dapat mengungkapkan hasil konsumsi bahan bakar pada Ertiga Smart Hybrid itu.

Tetapi yang pasti, berada di atas 1:15 (1 liter berbanding 15 km) sebagaimana rata-rata konsumsi di Ertiga bermesin konvensional.

“Dengan menggunakan teknologi smart hybrid, konsumsi bahan bakar akan berbeda dengan model sebelumnya, terutama dalam kondisi stop-and-go atau macet,” kata Donny.

“Tapi besaran efisiensinya, kita tidak bisa menyebutkannya. Nanti teman-teman media langsung mengujinya dalam kesempatan yang kami siapkan. Kalau pada 2018 rata-rata konsumsi BBM mesin konvensional 15 kpl ,” tambahan.

/Ruly Indikator Smart Hybrid pada Ertiga terbaru

teknologi Smart Hybrid pada Ertiga baru ini berangkat dari Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang dulu juga diaplikasi ke Ertiga Diesel.

Bedanya, kali ini sudah ada baterai lithium-ion sebagai pendamping mesin pembakaran internal dan ISG.

Fungsi dari lithium-ion adalah untuk menyimpan daya yang dapat terisi otomatis melalui deselerasi regeneratif, atau ketika mobil melakukan deselerasi kecepatan.

Dengan demikian, konsumen tidak perlu repot melakukan pengisian ulang daya di stasiun pengisian.

Pada Ertiga Smart Hybrid Suzuki juga menyebutkan nomor fitur lain, salah satunya Auto Start-Stop yang bisa mematikan mesin secara otomatis ketika mobil dalam kondisi berhenti, seperti kemacetan atau lampu merah.

SIS Teknologi Suzuki Smart Hybrid

Efeknya sudah tentu bisa mereduksi penggunaaan bahan bakar serta menekan gas buang. Pengguna juga tidak perlu khawatir, karena saat mesin mati, seluruh kelistrikan di dalam mobil masih bekerja.

Saat mobil kembali melaju kencang, ISG mengaktifkan menghidupkan kembali mesin dan mengalirkan tambahan tenaga saat berakselerasi, yang otomatis bisa mengurangi konsumsi bahan bakar pada tarikan awal.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Seleksi Mandiri ITB 2022: Syarat, Jenis, Jadwal, Dan Prodi Terbarunya
Next post Cara Mudah Mengatasi Lupa Email Prakerja