Suku Bunga Tinggi The Fed Nggak Ngaruh, Investor Asing Masih Borong Saham Di BEI

Spread the love
Read Time:58 Second

Laporan Wartawan , Yanuar Riezqi Yovanda

JAKARTA – Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve atau The Fed telah menaikkan tingkat suku bunga sebanyak 75 basis poin (bps) menjadi 1,5 persen hingga 1,75 persen dan menjadi kenaikkan tertinggi sejak 1994.

Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira berpendapat tren suku bunga tinggi di AS belum berdampak pada pasar saham di Indonesia. slot gacor menang terus

Investor asing masih mencatatkan beli bersih Rp 70,58 triliun sampai akhir pekan lalu. “Investor (asing) masih melakukan pembelian bersih saham di Indonesia,” ujarnya melalui pesan suara kepada , Jumat (17/6/2022).

Bhima mengungkapkan ada beberapa alasan investor asing masih belanja di pasar saham tanah air, pertama yakni sudah melakukan price-in, atau bisa menebak bahwa inflasi Amerika tinggi akan disusul oleh kenaikan tingkat suku bunga dari The Fed.

Selain itu, neraca perdagangan dalam posisi surplus, dan cadangan devisa masih bisa untuk melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah.

Kendati demikian, menurutnya dalam beberapa pekan ke depan ini, yang masih ditunggu-tunggu adalah respon dari bank sentral di negara lainnya.

“Di Kanada, kemudian di Inggris. Bagaimana melihat tren kenaikan suku bunga Amerika ini, apa akan menyusul,” pungkas Bhima.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Kemenhub Akan Uji Coba Operasional Stasiun Matraman Hari Ini
Next post Bicara Perselingkuhan, Prilly Latuconsina: Ada Karena Keterlibatan Dua Pihak