Sri Lanka Akan Mengalami Pemadaman Listrik 3 Jam Mulai Senin Ini Hingga 3 Juli Mendatang

Spread the love
Read Time:1 Minute, 10 Second

Laporan Wartawan , Fitri Wulandari

COLOMBO – Komisi Utilitas Publik Sri Lanka (PUCSL) telah menyetujui rencana pemadaman listrik selama 3 jam yang akan dimulai pada 27 Juni hingga 3 Juli mendatang.

Dikutip dari laman www.dailymirror.lk, Senin (27/6/2022), pemadaman listrik selama 1 jam 40 menit akan diberlakukan pada siang hari, dilanjutkan 1 jam 20 menit pada malam hari untuk kelompok ABCDEFGHIJKLPQRSTUVW. slot gacor freespin

Sedangkan pemadaman listrik selama dua jam akan dikenakan untuk Grup CC mulai pukul 06.00 hingga pukul 08.00 pagi waktu setempat, kecuali pada 2 dan 3 Juli 2022.

Kemudian pemadaman listrik selama 3 jam akan diberlakukan untuk grup MNOXYZ mulai pukul 05.00 hingga pukul 08.00 pagi, kecuali pada 2 dan 3 Juli 2022.

Perlu diketahui, perekonomian Sri Lanka saat ini tengah mengalami kebangkrutan.

Tarif Tuk Tuk Naik

Tarif kendaraan roda tiga seperti tuk tuk di Sri Lanka untuk kilometer (km) kedua dinaikkan menjadi 90 rupee Sri Lanka mulai hari Minggu kemarin.

Pernyataan ini disampaikan Presiden Serikat Pengemudi Roda Tiga Seluruh Pulau di negara itu, Lalith Dharmasekera.

Dikutip dari laman www dailymirror.lk, Senin (27/6/2022), ia mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mendesak pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar.

Tarif untuk km kedua sebelumnya berada di angka 80 rupee Sri Lanka, mengikuti kenaikan harga bahan bakar sebelumnya.

“Meski tidak ada revisi tarif di km pertama sebesar 100 rupee Sri Lanka, namun tarif km kedua tetap naik,” kata Dharmasekera.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Pasar Slipi Belum Terapkan Wajib PeduliLindungi Bagi Pembeli Minyak Goreng Curah
Next post WHO: Cacar Monyet Bukan Darurat Kesehatan Global, Tapi Harus Terus Dipantau