Sorotan Liga Italia: AC Milan Menangi Scudetto, Cara Elegan Balas Pengkhianatan Calhanoglu?

Spread the love
Read Time:1 Minute, 46 Second

Salah satu sorotan menarik yang mewarnai perjalanan kompetisi Liga Italia musim ini yakni persaingan duo tim Milan yang memperebutkan gelar scudetto.

Terbukti, duo tim Milan tersebut akan melakoni laga penentuan di pekan terakhir Liga Italia, Minggu (22/5/2022) malam ini. slot gacor gampang jp

Baik AC Milan dan Inter Milan akan saling berharap bisa memenangkan perburuan gelar scudetto musim ini.

AC Milan yang saat ini berada pada puncak klasemen punya potensi lebih besar untuk menyegel gelar scudetto.

Tim Rossoneri yang unggul dua angka setidaknya hanya perlu meraih hasil imbang saja pada laga terakhir melawan Sassuolo untuk memenangkan gelar juara.

Sementara, Inter Milan harus meraih kemenangan melawan Sampdoria sekaligus berharap AC Milan terpeleset kalah di tangan Sassuolo.

Berkaca dari situasi tersebut, AC Milan tetap layak diunggulkan untuk memenangi perburuan scudetto yang tinggal butuh selangkah lagi.

Seandainya AC Milan mampu memenangkan gelar scudetto musim ini, barangkali sosok Hakan Calhanoglu menjadi pemain yang bisa menyesal dengan keputusannya.

Bagaimana tidak, Calhanoglu yang selama empat tahun sempat jadi idola Milanisti, kini malah dibenci lantaran tindakan pengkhianatannya yang memutuskan pindah ke rival sekota, Inter Milan.

Bahkan, Calhanoglu secara terang-terangan mengaku cukup yakin ia bisa menikmati kesuksesan lebih besar bersama timnya saat ini.

Hal itu pernah ia ungkapkan saat memutuskan pindah dari AC Milan ke Inter Milan pada musim panas 2021 lalu.

“Saya sangat senang karena bergabung dengan Inter itu luar biasa,” ungkap Calhanoglu dilansir laman resmi Inter Milan.

“Tim yang hebat, klub hebat, atmosfer dan fansnya keren sekali, saya tahu apa artinya bermain di sini, sensasi luar biasa,” sambungnya.

“Kami ingin memenangi Scudetto lagi seperti halnya musim lalu, Inter punya target besar dan saya suka itu, Saya ingin meraih trofi selama berkarier di Italia,” tukas Hakan Calhanoglu.

Pernyataan Calhanoglu itu seakan menjadi sinyal bahwa keputusannya pindah Inter Milan sebagai langkah bijak setelah puasa gelar bersama AC Milan.

Hanya saja kini situasinya berubah setelah tim yang dibela Calhanoglu berpeluang gagal mempertahankan gelar scudetto.

Apesnya, peluang kegagalan Inter Milan berpotensi terjadi di tangan mantan tim yang dibela Calhanoglu, AC Milan.

Alhasil jika AC Milan mampu memenangkan gelar scudetto musim ini, hal itu bisa menjadi cara elegan tim Rossoneri membalas pengkhianatan Calhanoglu.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Harga Emas Batangan Antam Hari Ini Tak Beranjak Dari Rp 984.000/Gram
Next post SEA Games 2022: Selangkah Lagi, Kimberly Cs Rebut Emas Untuk Cabor Basket Putri Di Laga Pamungkas