Sempat Gebrak Meja, Diakhir Sidang Napoleon Bonaparte Saling Berpelukan Dengan M Kece

Spread the love
Read Time:3 Minute, 48 Second

Jakarta – Setelah beberapa kali tertunda karena penyakit M. Casey, kasus penganiayaan dengan terdakwa Napoleon Bonaparte akhirnya diadili kembali.

M Kece terlihat memasuki ruang sidang sekitar pukul 10.50 WIB menggunakan kursi roda yang didorong oleh pegawai PN Jakarta Selatan.

Sebelum sidang dimulai, hakim ketua menanyakan kondisi kesehatan M Kece apakah bisa hadir di persidangan. situs slot terpercaya

Casey menjawab bahwa dia bersedia dan mampu untuk melanjutkan persidangan.

Selama persidangan, terdakwa, Napoleon Bonaparte, meledakkan meja.

Saya pernah cerita ke M Kece kalau dia tertutup kotoran atau kotoran manusia.

Kemudian ada momen ketika M. Casey berdoa agar Napoleon Bonaparte menjadi panglima pertama Indonesia.

Sidang berakhir dengan pelukan M. Casey dan Napoleon Bonaparte.

Emosi Napoleon Bonaparte yang menghantam meja

Inspektur Napoleon Bonaparte, terdakwa kasus pelecehan seksual terhadap YouTuber M Kece, mengungkapkan perasaannya pada sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (23 Juni 2022).

Hal itu terjadi setelah M Kece, ketika saksi korban menjawab pertanyaan Napoleon yang saat itu membuat M Kece melakukan penyerangan.

Kemudian Napoleon berkata kepada MKece, membenarkan bahwa Nabi memiliki mata merah, dan membungkuk dan berjalan.

Napoleon bertanya: Apakah saksi mengatakan bahwa utusan Tuhan, Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, matanya merah?

Casey menjawab, “Saya tidak mengatakan itu.”

Napoleon bertanya:

Napoleon bertanya, “Apakah Anda mengatakan bahwa utusan Tuhan berdoa kepada Tuhan?”

“Tidak,” kata M. Casey.

Ketika Napoleon berpikir bahwa M. Casey salah mengartikan kasus penistaan ​​agama, perasaan Napoleon menjadi semakin tak tertahankan.

Napoleon berkata: “Pernahkah Anda melihat saya dan teman-teman saya utusan Tuhan untuk menerima berkat Tuhan, untuk membawa kedamaian, dan untuk menyembah Jeongin bukan Tuhan?”

“Tidak” adalah singkatan M Kece.

“Barak” The Voice of the Table menutup dan mengajak penonton untuk berinteraksi.

Dan beberapa orang yang mengambil bagian dalam persidangan melanjutkan dengan mengatakan “penistaan ​​terhadap agama, penistaan ​​terhadap agama.”

Video tersebut memperlihatkan percakapan Napoleon dan M. Casey di Bareskrim Polri pada 17 November 2021.

Hari itu, Napoleon akan dipindahkan ke Lapas Sipinang di Jakarta Timur pada pukul 16.00 WIB.

M Kece juga tampaknya datang ke Napoleon untuk terlibat dalam percakapan dan pelukan.

M Kece, mantan Direktur Bareskrim Polri Hubinter, menanyakan maksud dan tujuan wawancara saat itu.

Bahkan, Napoleon mengatakan bahwa M. Casey mengenakan setelan jas seperti batik dan celana panjang.

Bahkan, Napoleon menjelaskan bahwa ketika berada di penjara, mereka biasanya hanya mengenakan celana pendek. Dalam jawabannya, Casey mengaku selalu menghormati semua orang.

”Pak Cass di video sempat ganti baju. Sepertinya dia berusaha menemui saya. Penghormatan macam apa itu?” tanya polisi pemberani itu.

“Saya selalu menghormati semua orang,’ kata M. Casey.

Merujuk pada video tersebut, Napoleon menanyakan apakah ada perdamaian setelah penganiayaan dan mutilasi manusia.

Hal ini dikarenakan Napoleon dan M. Casey terlibat perbincangan hangat dalam pemutaran video tersebut.

Kecewa, dia mengajak Letnan Napoleon ke tahun pertama terbaik di Indonesia.

YouTuber M Kece berdoa agar Inspektur Napoleon Bonaparte, yang dituduh melakukan penganiayaan, menjadi jenderal pertama di Indonesia.

Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan kasus penganiayaan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (23 Juni 2020).

Saat itu, Napoleon meminta izin kepada juri untuk memutar video kedekatan mereka pada 17 November 2021.

Suasana akrab tercipta saat Napoleon hendak dipindahkan dari Bareskrim Polri ke Lapas Chibinang, Jakarta Timur pada pukul WIB 16:00 WIB.

Setelah itu, Napoleon bertanya tentang perdamaian di antara keduanya. Hal ini dapat dilihat melalui video.

Napoleon bertanya, “Apa yang Saksi lihat dalam penjelasan bahwa ada perdamaian di antara kita?”

Ya, saya sendiri berdamai dengan Napoleon. Tidak ada dendam, tapi ada akibat hukumnya karena bapaknya sendiri yang bilang begitu.

Napoleon juga bertanya apakah pelukan itu tulus dan jujur.

Napoleon bertanya: ”Amin, Pak, mohon doanya agar saya menjadi jenderal pertama. Dimana yang nomor satu?”

M Ketze menjawab, “Rumahnya baik-baik saja.”.

kata napoleon.

Merupakan ide yang baik untuk memeluk Raja Muda Napoleon Bonaparte selama doa untuk satu sama lain.

Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan meminta terdakwa kasus penyerangan Inspektur Napoleon Bonaparte dan korban M. Casey untuk saling berpelukan di pengadilan.

Ini untuk membuktikan video yang diberikan oleh Napoleon pada 17 November 2021 sebagai bukti rekonsiliasi mereka.

Suasana akrab tercipta saat Napoleon hendak dipindahkan dari Bareskrim Polri ke Lapas Chibinang, Jakarta Timur pada pukul WIB 16:00 WIB.

Saat itu, Deguiamto meminta keduanya mengulang adegan di video tersebut.

Casey, yang menggunakan kursi roda, harus mencari bantuan dari pejabat pengadilan untuk berdiri dan bertindak dalam adegan pelukan.

Casey berdoa kepada Napoleon, “Saya berdoa untuk kesehatan.”

Kece juga menyerukan perdamaian ini untuk negara dan Pancasila.

“Merdeka untuk Pancasila, Indonesia, untuk Pancasila Indonesia. Damai di Indonesia, umat beragama, jangan saling serang lagi,” kata Casey.

Sebagai informasi, jaksa menyebut YouTuber dan tersangka penodaan agama M. Casey berada di Bareskrim Polri.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Pakar Toksikologi Serukan Pentingnya Penelitian Rokok Elektrik
Next post Holywings Minta Maaf Usai Munculnya Promosi Minuman Alkohol Pakai Nama Muhammad Dan Maria