Rubel Rusia Terus Menguat Di Tengah Invasi, Tembus 55,75 Terhadap Dolar AS

Spread the love
Read Time:1 Minute, 31 Second

Laporan Wartawan , Namira Yunia Lestanti

MOSKOW – Kebijakan ketat Rusia dalam mengontrol pasar modal selama beberapa bulan terakhir, telah mengantarkan penguatan pada rubel.

Saat ini nilai rubel melonjak sebanyak 1,2 persen terhadap dolar AS pada Senin (20/6/2022). hack slot gacor hari ini

Kenaikan tersebut lantas mengantarkan rubel melesat di angka 55,75 terhadap dolar, dari sebelumnya rubel hanya berada di posisi 55,44.

Berkat kenaikan ini rubel kini melonjak ke level tertinggi hampir tujuh tahun terhadap dolar di Moscow Exchange.

Rubel tak hanya menguat terhadap dolar AS, belakangan posisi rubel juga turut mengungguli euro, Reuters mencatat selama perdagangan Senin kemarin rubel telah naik sekitar 0,6 persen menjadi 58,49 terhadap euro. Kenaikan ini merayap mendekati level terkuatnya dalam lima tahun terakhir.

Selain karena adanya pengetatan kontrol pasar, Menteri Keuangan Anton Siluanov menjelaskan bahwa menguatnya nilai rubel terjadi karena dipengaruhi oleh aturan fiskal yang telah dibuat pemerintah pusat.

Kolaborasi inilah yang kemudian dapat membantu Rusia membangun cadangan rubel dan menstabilkan nilai mata uang ini, dalam melawan serangan sanksi barat.

Bahkan Siluanov memprediksi dalam minggu ini rubel akan terus melanjutkan kenaikannya, mengingat pembayaran pajak asing oleh perusahaan besar Rusia kini telah dirubah menggunakan mata uang rubel.

“Eksportir kemungkinan akan mulai meningkatkan penjualan FX mereka minggu ini, karena mereka memiliki sekitar 1 triliun rubel atau sekitar 18,91 miliar dolar AS dari pembayaran pajak dan dividen yang menjulang di akhir bulan,” kata SberCIB, Investment Research Rusia.

Hal tersebutlah yang lantas mengantarkan rubel berhasil menjadi mata uang dengan kinerja terbaik di tengah memanasnya konflik Moscow dengan Kiev. Namun sayang adanya penguatan ini telah memicu kekhawatiran akan dampak negatif pada pendapatan Rusia dari sektor ekspor.

Untuk mencegah terjadinya dampak tersebut, rencananya pemerintah akan menggelar diskusi aktif tentang rubel dalam beberapa hari kedepan. Dengan cara ini Rusia berharap agar posisi ekonomi di negaranya bisa terus stabil.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Lima Update Invasi Ukraina: Warga AS Tewas Hingga Kherson Ingin Gabung Rusia
Next post PROFIL Ji Chang Min, Member The Boyz Yang Tinggalkan Panggung Di Tengah Konser