Ranking FIFA Timnas Indonesia, Sentuhan Shin Tae-yong Bawa Garuda Naik 20 Tangga

Spread the love
Read Time:3 Minute, 3 Second

Timnas Indonesia sudah memastikan satu tiket putaran final Piala Asia 2023 mendataang.

Setelah mengalahkan Nepal dengan skor mencolok 7-0 pada babak kualifikasi Piala Asia 2023, peringkat FIFA Indonesia pun melonjak naik 3 tingkat di posisi 155. situs slot online bet 200

Posisi ini tentu menjadi sinyal positif sejak kehadiran pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong.

Bila diruntut sejak kehadirannya Desember 2019 lalu, Indonesia sudah menaiki 20 tangga dalam ranking FIFA.

Shin Tae-yong mulai memimpin Timnas Indonesia level senior di laga resmi pada Juni 2021 dalam ajang kualifikasi Piala Dunia 2022.

Namun, Timnas Indonesia hancur pada kesempatan tersebut.

Takluk 0-5 dari Uni Emirat Arab, 4-0 dari Vietnam, dan progres imbang 2-2 lawan Thailand.

Peringkat FIFA Timnas Indonesia pun anjlok hingga peringkat 175 pada September 2021.

Setelah itu, Shin Tae-yong perlahan membenahi skuat Garuda.

Mulai dari skuat, pemusatan latihan, laga uji coba, serta rangkaian lainnya untuk membangun Timnas Indonesia impiannya.

Bahkan dia juga memegang berbagai level umur untuk menemukan pondasi Timnas Indonesia.

Pada Oktober 2021, laju menuju Piala Asia 2023 dimulai dengan menghadapi China Taipei di babak play-off.

Hasilnya, Timnas Indonesia menang dalam dua putaran dengan agregat 5-1.

Kemenangan tersebut mendongkrak posisi Garuda untuk menaiki 10 tangga peringkat FIFA ke posisi 165.

Skuat Garuda saat itu sudah terjadi Pratama Arhan, Ricky Kambuaya, Egy Maulana Vikri, Rachmat Irianto, Witan Sulaeman, hingga Asnawi Mangkualam.

Mereka adalah pemain yang hampir pasti masuk dalam skuat Garuda ketika dibutuhkan Shin Tae-yong.

Lihat saja ketika menghadapi Piala AFF 2021.

Mereka menjadi pilar penting yang terkoneksi dengan baik hingga saat ini.

Hasil di Piala AFF 2021 pun tidak mengecewakan, Kamboja, Laos, dan Malaysia jadi korban babak penyisihan grup.

Bahkan Vietnam yang memiliki peringkat lebih baik ditahan imbang 0-0.

Setelah memastikan langkah ke semifinal, giliran Singapura yang menjadi korban.

Namun, langkah Garuda untuk juara karena memenangkan Thailand.

Secara umum, Timnas Indonesia tetap mendapatkan poin untuk naik dan menempati peringkat 161 ketika itu.

Lalu, di awal Januari 2022 dalam agenda FIFA Matchday.

Timnas Indonesia menang dalam dua laga melawan Timor Leste dan beranjak satu tangga (160).

Pada Maret 2022, Timnas Indonesia absen dalam agenda matchday FIFA.

Namun, peringkat Timnas Indonesia di FIFA naik satu peringkat karena tim lain yang berada di atas mereka menelan kekalahan.

Hal tersebut memengaruhi peringkat FIFA karena mendapat pengurangan poin.

Indonesia pun berada di posisi 159.

Pondasi yang dibangun Shin Tae-yong menghasilkan hasil pada kualifikasi Piala Asia 2022.

Bermaterikan pemain yang kerap ia berikan menit bermain, pemain luar negeri, naturalisasi (Elkan Baggott), serta tambahan dari pemain yang mengikuti kompetisi lokal melengkapi kekuatan Garuda.

Dengan percaya diri, Timnas Indonesia mengalahkan tuan rumah Kuwait 2-1 pada laga pembuka kualifikasi Piala Asia 2023 grup A.

tersebut membuka peluang untuk kemenangan ke putaran final terbuka sangat lebar.

Tapi, kalah dari Yordania membuat Shin Tae-yong harap-harap cemas, karena harus memenangkan laga pamungkas serta berharap tim lainnya meraih hasil negatif.

Benar saja, Filipina kalah dari Palestina 4-0, Kuwait takluk 3-0 dari Yordania, sementara Witan Sulaeman berpesta tujuh gol lawan Nepal.

Tak hanya tiga poin yang didapat Timnas Indonesia untuk melaju ke putaran final Piala Asia setelah 15 tahun, tetapi juga melampaui torehan Malaysia dan Thailand.

Indonesia finis di peringkat 2, di bawah Kirgiztan, tapi lebih baik dari Malaysia (3) dan Thailand (4) karena unggul produktivitas gol.

Empat tangga ranking FIFA pun mencapai timnas Indonesia di peringkat 155 dengan hasil ini.

Kemajuan itu ditunjukkan oleh Shin tae-yong melalui capaian-capaian yang diraih Timnas Indonesia.

Tugas untuk tingkat ASEAN hingga tingkat Asia masih jauh, tetapi sangat mungkin untuk dilakukan.

Kepercayaannya terhadap pemain muda, dukungan untuk luar negeri, dan naturalisasi sesuai yang diharapkannya adalah jalan menuju prestasi.

(/Sina)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Jadwal Piala Presiden 2022 Hari Ini: PSM Vs Persikabo 1973 Dan Persik Vs Arema FC, Live Indosiar
Next post Anggota Kompolnas Pudji Hartanto Apresiasi Pengawalan Polri Dalam Event Vespa World Days Di Bali