Rakernas Hari Kedua, Risma Beberkan Kerja Ideologis Kader PDIP Di Pemerintahan

Spread the love
Read Time:1 Minute, 51 Second

Wartawan Franciscus Adioda melaporkan

Jakarta – Ketua DPP PDIP Tri Rismaharini atau Risma menyampaikan materi informasi Rakernas II Rakernas 2021 di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2022). slot gacor hari ini pragmatis

Resma didampingi sejumlah pengurus DPP PDIP seperti Rudianto Tjen, Mindo Sianipar, I Made Urip, Ribka Tjiptaning, Djarot Syaiful Hidayat, Rokhmin Dahuri, Hamka Haq dan Ketua PDIP BKNP Aria Bima. .

Mantan Wali Kota Surabaya itu meneriakkan kata Merdeka sebanyak tiga kali sebelum menyerahkan materi latar untuk pembekalan.

“Kemerdekaan, kemerdekaan, kemerdekaan,” kata Resma yang disambut tangisan serupa oleh peserta rapat aksi nasional PDIP.

Di antara jajaran peserta juga ada sejumlah konservatif dari PDIP.

Mereka antara lain Gubernur Bali Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah Gangar Pranovo.

Usai Tangisan Kemerdekaan, Resma mengungkapkan penampilannya sebagai menteri sosial, dengan memperkenalkan prinsip 3T yaitu Pengenalan, Jarak Jauh, dan Mundur.

Karya ini merupakan perwujudan ideologi kerakyatan PDIP.

Sementara itu, prinsip 3T bertujuan agar masyarakat Indonesia di pedesaan dapat menikmati akses yang sama dengan penduduk perkotaan.

Lulusan Institut Teknologi Sepuluh Nopember ini mengaku selama menjabat Menteri Sosial telah banyak mengurus kebutuhan penting warga Pulau Bertam, Kepulauan Riau.

Misalnya, kata Resma, pemerintah mengupayakan air bersih dan membangun rusun agar warga di sana bisa berkomunikasi.

“Ada air bersih. Sekarang mereka bisa berkomunikasi. Kami membangun di sana agar mereka bisa belajar online. Kami mendirikan rusun, dan ada jaringannya,” kata Resma.

Resma kemudian mengatakan pemerintah juga telah mengurus kebutuhan masyarakat pedesaan di Desa Erosman, Kecamatan Dercomor, Kabupaten Ismat, Papua.

Awalnya, kata Resma, pemerintah menyerahkan bantuan yang kemudian menjadi pengiriman pertama yang mencapai desa Erosman.

“Saat itu saya memberikan bantuan. Menurut uskup di sana, itu pertolongan pertama yang disampaikan,” kata Resma.

Dia menambahkan, saat ini pemerintah sedang menggarap gudang pangan. Termasuk budidaya ikan lele bagi masyarakat disana.

“Sering kita salah, mereka nomaden, ini salah. Jadi, apa jadinya mereka harus cari makan. Kalau mereka tidak bergerak, mereka tidak akan makan. Yang kami lakukan adalah sungainya keruh, dan ikannya tidak makan. Kita hidup. Kita hidup, kata Resma. Akhirnya kami membuat ikan lele. Di sini kita sedang membangun perpustakaan.”

Diketahui, pembekalan Resma tidak hanya diberikan kepada ketua DPD PDIP di 34 kecamatan dan gubernur bupati.

Bendahara DPD PDIP di 34 kabupaten juga menerima pembelian serupa, dari ruang kelas lain melalui link video.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Pedagang Pasar: Harga Cabai, Bawang, Hingga Telur Naik Jelang Iduladha
Next post Sosok Marselino Ferdinan, Permata Andalan Timnas Indonesia Di Piala AFF U-19 2022