Polisi Tangkap 2 Orang Pengeroyok Pemuda Di Jepara Hingga Tewas

Spread the love
Read Time:2 Minute, 14 Second

KUDUS, – Satreskrim Polres Jepara bersama tim Jatanras Polda Jateng meringkus dua pemuda yang terlibat dalam kasus pengeroyokan yang FR (30) pemuda Desa Muryolobo, Kecamatan Nalumsari, Jawa Tengah Jepara.

Keduanya yaitu IS (31) dan MS (20) kakak beradik warga Desa Ngetuk, Kecamatan Nalumsari. slot bonus deposit harian

Kapolres Jepara AKBP Warsono mengatakan dua pelaku dibekuk di lokasi persembunyiannya di wilayah Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (24/5/2022).

“Ditangkap di rumah keluarganya,” kata Warsono saat jumpa pers di Mapolres Jepara, Kamis (26/5/2022).

Menurut Warsono, IS adalah pelaku utama yang hidup FR setelah menebas lehernya menggunakan parang di kawasan Pasar Gandu, Desa Bendanpete, Kecamatan Nalumsari, Jepara pada Minggu (15/5/2022) sore sekira pukul 17.30 WIB.

Sebelumnya FR beserta rekan-rekannya baru saja pulang dari Kudus meramaikan pentas dangdut.

Namun di tengah perjalanan balik, FR dan tetangganya FD (27) serta SA (34) yang mengendarai motor terlibat cekcok dengan massa dari pelaku yang nongkrong di Desa Bendanpete.

Ketiga korban yang dalam pengaruh alkohol itu nekat menghampiri kelompok-kelompok pelaku hingga pengeroyokan.

Saat itu ketiga korban yang kalah akhirnya kalahkan diri berpencar dari sisa motornya.

SA dan FD berhasil kabur ke Desa Muryolobo meski dengan luka tembak angin serta luka bakar.

SA dan FD pun selamat, tapi FR yang berlari ke arah Pasar Gandu tewas di tangan IS. Motor korban pun rusak jadi sasaran amuk.

“Modus para pelaku tidak senang, ada orang yang terlupakan warga Desa Muryolobo menantang dan melempar botol kaca ke arah gerombolannya,” kata Warsono.

Kasat Reskrim Polres Jepara AKP M Fachrur Rozi mengatakan, kepolisian masih ada beberapa pelaku lain yang terlibat dalam kasus pengeroyokan tiga warga Desa Muryolobo tersebut.

Atas kejadian tersebut tersangka yang dikenakan Pasal 170 ayat (2) ke 3 KUHP, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

“Korban ini mabuk usai dangdutan di Kudus dan masih ada pelaku lain yang belum kami amankan,” pungkas Rozi.

Untuk diketahui, FR 30, pria asal Desa Muryolobo, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah tewas dikeroyok dengan luka parah tebasan senjata tajam di leher kawasan Pasar Gandu, Kecamatan Nalumsari 15/5, Kecamatan Nalumsari (2022) sakit sekira pukul 17.30 WIB .

Korban diketahui baru pulang dari menonton hiburan dangdut di Kabupaten Kudus.

Beberapa saksi mata juga sempat melihat bentrokan antar dua massa pemuda tak jauh dari lokasi hingga kemudian melihat korban dihajar sejumlah orang menggunakan batu dan sajam hingga tersungkur.

Kematian FR yang menggemparkan publik sontak mendapatkan serius dari Polres Jepara.

Sejak saat itu Polres Jepara menggandeng Kodim 0719 Jepara menggelar sosialisasi Kamtibmas dan patroli dialogis besar di wilayah Kecamatan Nalumsari.

Warsono pun mengimbau masyarakat agar tidak panik dan jangan mudah terprovokasi dengan kabar yang belum bisa dipastikan kebenarannya.

Masyarakat diminta dan menyerahkan sepenuhnya pengusutan kasus tewasnya FR kepada kepolisian.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Polisi Selidiki Asal Narkoba Terkait Penangkapan Gary Iskak
Next post Pesan Gerrard Untuk Liverpool Jelang Final Liga Champions: Semoga Beruntung, 2-0 Buat Kalian