PGN Kebut 10 Proyek Gasifikasi Pembangkit Listrik Cluster Nusa Tenggara Dan Sulawesi Tenggara

Spread the love
Read Time:1 Minute, 59 Second

Pelaporan oleh jurnalis Cino Tre Sollistino

Jakarta – PT PGN Tbk mempercepat penyelesaian proyek gasifikasi pembangkit listrik sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 2 tahun 2022. situs slot online indonesia

Salah satu target yang sedang berjalan adalah 10 titik di klaster Nusa Tenggara (Al Nusra) dan Sulawesi Tenggara (Sultra), yang saat ini sedang memasuki tahap perizinan untuk menyamai Kegiatan Pemanfaatan Ruang Maritim (KKPRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Ahmed Michyar, Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, menyatakan perseroan berkomitmen menjalani proses penuh proyek regasifikasi gas-to-gas di PLTU tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Ahmed mengatakan, persetujuan KKPRL atas fasilitas dermaga merupakan langkah penting karena fasilitas tersebut nantinya akan digunakan dalam proses transportasi LNG sebagai sarana pengangkutan gas antar pulau.

“Ada beberapa PLTMG gas-to-gas regasification site yang masuk dalam kawasan lindung lepas pantai, yaitu PLTMG Alor, PLTMG Waingapu dan PLTMG Kupang. Untuk itu, perencanaan infrastruktur harus matang, sehingga sesuai dengan komitmen PGN terhadap keselamatan dan pelaksanaan operasi gas bumi yang berkelanjutan, dengan memperhatikan setiap aspek dari pelaksanaan proyek ini,” kata Ahmed, (15/6/2022). ).

Menurutnya, kondisi lingkungan untuk regasifikasi gas-ke-gas juga menjadi tantangan, karena pembangkit listrik umumnya berada di pesisir pantai dengan kondisi gelombang tinggi dan tanah berbatu.

Bagi PGN, Ahmed mengatakan proyek gas-to-gasification di pembangkit listrik merupakan semacam jembatan atau inlet untuk hadir bagi semua segmen pengguna gas bumi, termasuk industri, komersial, UKM, rumah tangga, dan transportasi.

Berawal dari teridentifikasinya kebutuhan tambatan gas bumi dari beberapa lokasi pembangkit PLN, PGN sebagai anak perusahaan gas Pertamina akan memasuki pasar Indonesia Timur agar perluasan penggunaan gas bumi ke seluruh wilayah tanah air dapat segera terwujud.

“Jika gas sudah ada di beberapa lokasi di Nusa Tenggara dan Sulawesi Tenggara, PGN akan mudah masuk ke sektor ritel di seluruh wilayah,” kata Ahmed.

Kelompok Nusa Tenggara (NTB dan NTT) terdiri dari:

1. Jeranjang-Lombok NTB di MPP Jeranjang dan PLTG/PLTGU Lombok Peaker

2. Sumbawa NTB di PLTMG Sumbawa

3. Bima NTB di PLTMG Bima

4. Peringkat-Flores NTT dalam peringkat PLTMG (Flores)

5. Maumere NTT di PLTMG Maumere

6. Alor NTT di PLTMG Alor

7. Waingapu NTT di PLTMG Waingapu

8. Kupang NTT di PLTMG Kupang

Blok Sulawesi Tenggara (Sulawesi Tenggara)

1. Konawe-Kendari di PLTMG Kendari

2. Aromaterapi di PLTMG Bau-Bau

Kebutuhan gas bumi kelompok Nusra dan Sulawesi Tenggara dipasok melalui peletakan LNG dari Bontang, dengan total kebutuhan kelompok Nusra sekitar 28 BBTUD dan di Sulawesi Tenggara sekitar 4 BBTUD.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Angelina Sondakh Bongkar Awal Kenal Adjie Massaid, Akui Bertemu Karena Satu Partai Dan Dijodohkan
Next post Baru Tiba Di DPR, Massa Buruh Rusuh Hingga Saling Dorong Dengan Aparat Karena Kawat Berduri