Pengembangan E-TLE Perlu Diimbangi Kualitas SDM

Spread the love
Read Time:1 Minute, 1 Second

JAKARTA, – Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) mulai diberlakukan sejak 2018. Dari awalnya diterapkan Polda Metro Jaya, kini dipakai sebanyak 28 Polda.

Keunggulan E-TLE ialah menggantikan sistem manual, di lapangan di mana dapat berpotensi menimbulkan pungli, dihilangkan dengan diganti penegakan hukum dan dukungan teknologi. slot gacor depo 10k

Dok. JASA MARGA Jasa Marga sediakan 25 Speed Camera untuk tilang elektronik

Meski demikian, Budiyanto pemerhati masalah transportasi dan hukum, mengatakan, meski mengedepankan teknologi bukan berarti Polri tidak menyediakan sumber daya manusia yang terampil.

“Kemudian yang tidak kalah pentingnya adalah penyiapan SDM yang mumpuni atau berkualitas.S umber daya manusia yang ditempatkan di back office memiliki tugas cukup berat,” kata Budiyanto, dalam keterangan resmi, Kamis (26/5/2022).

Para petugas yang bertugas di kantor, punya tugas tak kalah penting, menurut Budiyanto para petugas bertugas menganalisa dan memverifikasi data pelanggaran yang masuk.

dok.Istimewa Bukti tilang ETLE yang salah sasaran

“Sekaligus penyiapan surat-surat administrasi yang lain, sekaligus memberikan pelayanan dan mengkomunikasikan para pelanggar yang membutuhkan informasi,” kata Budiyanto.

Sebab salah dalam menganalisa dan menverifikasi pelanggaran yang masuk, dalm tilang dapat berkonsekuensi terhadap masalah-masalah hukum seperti komplain dan pra peradilan.

“Sehingga begitu pentingnya penyiapan SDM yang profesional,” kata mantanKasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya tersebut.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Kata Juergen Klopp Soal Misi Balas Dendam Liverpool Di Final Liga Champions
Next post Lebih Dari 8 Juta Penonton, KKN Di Desa Penari Dekati Rekor Avengers: Infinity War