Pemkot Yogyakarta Imbau Warga Tidak Beli Hewan Kurban Dari Luar DIY

Spread the love
Read Time:1 Minute, 2 Second

YOGYAKARTA – Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta mengimbau kepada masyarakat agar lebih jeli dalam memilih hewan kurban jelang Hari Raya Idul Adha nanti.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Suyana mengatakan berdasar catatan kasus yang muncul di DIY, hewan yang terpapar Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) adalah hewan yang didatangkan dari luar daerah. situs slot gacor saat ini

Maka, aktivitas tersebut harus dihindari.

“Lebih baik membeli hewan dari peternak di sekitar, atau dari dalam DIY, dan jangan memilih hewan dari daerah-daerah yang terdampak PMK,” kata Suyana, Senin (13/6/2022).

Suyana meyakini, pembatasan daerah asal pembelian hewan kurban tersebut mampu menurunkan potensi hewan tertular PMK.

Diharapkan, penyakit ini tidak semakin menyebar ke hewan lain, yang sebelumnya sudah ada di Kota Yogyakarta.

“Kemudian, usahakan serah terima hewan pada H-1, karena masa inkubasi PMK terjadi antara 1 sampai 14 hari. Syarat hewan untuk qurban itu kan harus sehat,” lanjut Suyana.

Dinas Pertanian dan Pangan melangsungkan pantauan rutin ke seluruh peternak di kota pelajar.

Sampai sejauh ini, kasus PMK belum ditemukan. Tapi, menjelang ibadah kurban, kewaspadaan harus ditingkatkan.

“Belum ada (PMK) di Kota Yogya. Sekarang kita tekankan ke peternak dan penjual hewan ternak, agar mencegah potensi perkembangan penyakit. Salah satunya, dengan menjaga kebersihan kandangnya,” kata Suyana.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Link Live Streaming PSIS Semarang Vs Persita Tangerang Di Piala Presiden: Kick-off Pukul 16.00 WIB
Next post Pemakaman Eril Selesai, Ridwan Kamil Sebut Sudah Ikhlas: Eril Pasti Sangat Bahagia Dan Tenang