Merger Dan Akuisisi: Konsep, Definisi, Serta Jenisnya

Spread the love
Read Time:3 Minute, 8 Second

Saat ini dunia sedang berjalan menuju era merger dan akuisisi (M&A). Banyak perusahaan global mulai berpaling dari sekadar membangun usaha baru dari nol, ke merger atau akusisi.

Indonesia termasuk negara potensial di mana pergerakan nilai merger dan akuisisinya meningkat sebesar 16.7% dari tahun sebelumnya. Sementara di saat yang sama, merger dan akuisisi se-Asia Pasifik dan dunia mengalami penurunan. slot bonus deposit harian

Kenaikan ini bisa menjadi indikator bahwa investor mulai menjadikan Indonesia sebagai tujuan investasi. Jika mampu berjalan baik, ini akan memberi efek positif bagi perekonomian Indonesia.

Merger adalah aksi korporasi yang terjadi ketika dua perusahaan berbeda melakukan kombinasi untuk membuat organisasi baru. Sementara, akuisisi adalah upaya satu perusahaan untuk mengambil alih perusahaan lainnya.

Jadi, merger dan akuisisi memang sangat berhubungan erat dengan investor dan perusahaan.

Konsep dan Definisi

Dikutip dari buku Merger dan Akuisisi: Dari Perspektif Strategis dan Kondisi Indonesia (Pendekatan Konsep dan Studi Kasus) (2016) karangan Josua Tarigan dkk, berikut penjelasan konsep dan definisi dari merger serta akuisisi:

Dapat didefinisikan sebagai gabungan dua organisasi atau lebih, di mana hanya ada satu perusahaan yang bertahan.

Definisi merger ini juga dikenal sebagai statutory merger atau merger hukum. Pengertian dari merger bisa dilihat dalam Pasal 1 ayat (9) UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Merger merupakan perbuatan hukum yang dilakukan oleh satu perseroan atau lebih untuk menggabungkan diri dengan perseroan lain yang telah ada.

Hal tersebut menyebabkan terjadinya peralihan aktiva dan pasiva dari perseroan yang menggabungkan diri terlebih dahulu, ke perusahaan yang menerima penggabungan itu.

Lalu, badan hukum dari perseroan yang menggabungkan diri tersebut secara otomatis akan berakhir karena hukum.

Contoh perusahaan yang melakukan merger adalah XL dan AXIS pada 2014.

Sederhananya, merger adalah penggabungan dua atau lebih perseroan untuk menjadi satu perusahaan.

Merupakan salah satu jenis merger, di mana salah satu perusahaan mengambil alih kepemilikan perusahaan lain. Sehingga nama target perusahaan tetap ada, tetapi kepemilikannya telah beralih ke perusahaan yang mengakuisisi.

Proses ini dikenal dengan subsidiary merger. Definisi dari akuisisi ini bisa dilihat lebih lanjut dalam Pasal 1 ayat (11) UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Akuisisi atau pengambilalihan adalah perbuatan hukum yang dilakukan oleh badan hukum atau perseorangan untuk mengambil alih saham perseroan.

Contohnya ialah Philip Morris Internasional yang mengakuisisi PT HM Sampoerna.

Jenis-jenis merger dan akuisisi

Dikutip dari buku Manajemen Keuangan Lanjutan (2022) karangan Zainal Abidin, berdasarkan aktivitas ekonominya, merger dan akuisisi bisa diklasifikasikan menjadi lima jenis sebagai berikut:

Adalah merger di antara dua atau lebih perusahaan di industri yang sama. Salah satu tujuannya adalah mengurangi persaingan.

Tidak hanya itu, merger horizontal juga bertujuan untuk meningkatkan efisiensi melalui penggabungan aktivitas produksi, pemasaran, dan distribusi.

Adalah integrasi yang melibatkan berbagai perusahaan yang bergerak dalam tahapan proses produksi atau operasi.

Merger dan akuisisi ini dilakukan jika perusahaan yang berada di industri hulu memasuki industri hilir dan sebaliknya.

Jenis merger dan akuisisi ini dimaksudkan untuk mengintegrasikan usaha terhadap pemasok atau pengguna produk, sebagai upaya menstabilisasi pasokan serta pengguna.

Adalah merger dua atau lebih perusahaan yang masing-masing bergerak dalam industri berbeda atau tidak terkait.

Ini terjadi jika sebuah perusahaan berusaha membuat aneka ragam bisnisnya, dengan memasuki bidang bisnis yang berbeda dengan bisnis semula.

Adalah merger yang dilakukan oleh dua atau lebih perusahaan untuk secara bersama-sama memperluas area pasar.

Bertujuan memperkuat jaringan pemasaran bagi produk masing-masing perusahaan. Jenis merger dan akuisisi ini kerap dilakukan oleh perusahaan lintas negara dalam rangka penetrasi pasar.

Merger ini juga sering dilakukan untuk mengatasi keterbatasan ekspor, karena kurang memberi fleksibilitas penyediaan produk terhadap konsumen luar negeri.

Adalah merger yang dilakukan oleh dua atau lebih perusahaan untuk menawarkan lebih banyak jenis dan lini produk, sehingga bisa menjangkau konsumen lebih luas.

Jenis merger dan akuisisi ini dilakukan dengan memanfaatkan kekuatan departemen riset dan pengembangan tiap perusahaan, guna mendapatkan sinergi melalui efektivitas riset supaya lebih produktif dalam inovasi.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Pemilik Dan Nahkoda KM Ladang Pertiwi Ditetapkan Jadi Tersangka
Next post Lirik Dan Chord Lagu Dreaming, Backwards – Ella Vos