Merebak Di Amerika Dan Kanada, Ini Gejala Hepatitis A Yang Diduga Karena Stroberi

Spread the love
Read Time:2 Minute, 12 Second

Amerika Serikat dan Kanada tengah dihebohkan dengan penemuan sejumlah kasus hepatitis A yang diduga karena stroberi.

Setidaknya 17 kasus hepatitis A dilaporkan di Amerika Serikat setelah pasien makan stroberi dengan merek tertentu.

Berbagai stroberi yang dicurigai itu dijual di berbagai toko retail kedua negara tersebut pada periode 5 Maret-25 April. situs game slot gacor hari ini

Meski buah itu mungkin sudah kadaluarsa namun ada kemungkinan orang tetap mengkonsumsinya, apalagi jika dibekukan di kulkas.

Kemunculan kasus kesehatan ini membuat Food and Drug Administration (FDA) AS meminta masyarakat untuk lebih waspada dengan stroberi organik.

Orang yang mengalami gejala hepatitis A setelah makan stroberi organik yang berpotensi terkontaminasi diminta untuk segera menghubungi penyedia layanan kesehatan mereka.

Gejala hepatitis A termasuk kelelahan dan sakit perut

Hepatitis A adalah masalah kesehatan berupa infeksi hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis A yang sangat menular.

Kebanyakan orang tidak memerlukan perawatan khusus ketika berkontak dengan virus ini, apalagi di Amerika Serikat yang mayoritas penduduknya divaksinasi hepatitis.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) sendiri merekomendasikan orang yang tidak divaksinasi untuk segera mendapatkan suntikan hepatitis A, dan juga obat antibodi.

Khususnya dalam waktu dua minggu setelah terpapar virus tersebut.

Gejala yang harus diwaspadai dalam waktu 15-50 hari setelah kontak dengan virus antara lain kelelahan, kekehilangan nafsu makan, sakit perut, mual, muntah, kulit kuning, urin gelap, dan feses pucat.

Gejalanya bervariasi dalam tingkat keparahan dan biasanya berlangsung antara beberapa minggu hingga sekitar dua bulan, tanpa kerusakan hati jangka panjang.

Namun dalam kasus yang jarang terjadi, kondisi ini bisa menjadi kronis dan menyebabkan gagal fungsi hati hingga risiko kematian.

Orang yang lebih tua dan golongan yang memiliki sistem kekebalan yang lemah memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit parah akibat virus hepatitis A.

Sementara itu, anak-anak di bawah 6 tahun yang mengalami kondisi ini cenderung tidak menunjukkan gejala.

Perbedaan Hepatitis A, B, C

SHUTTERSTOCK/EMILY FROST Ilustrasi hepatitis.Virus hepatitis A, B, dan C semuanya menyebabkan infeksi dan peradangan pada hati tetapi merupakan jenis yang berbeda.

Hepatitis A cenderung menyebabkan infeksi jangka pendek yang tidak memicu kondisi kronis pada sebagian besar kasus.

Sedangkan virus hepatitis B dan C lebih cenderung menetap di dalam tubuh dan menyebabkan penyakit kronis serta kerusakan hati jangka panjang.

Virus hepatitis A biasanya ditemukan di kotoran orang yang terinfeksi dandan paling sering menyebar melalui kontak dekat.

Misalnya saat merawat seseorang yang tidak sehat dengan virus atau saat berhubungan seks.

Orang juga bisa tak sengaja menelan virus ini lewat makanan dan minuman yang terkontaminasi atau barang-barang yang telah terkontaminasi dengan kotoran orang yang terinfeksi.

Sedangkan hepatitis B menyebar melalui darah yang terinfeksi, air mani, dan cairan tubuh lainnya, dan hepatitis C didapat dari darah yang terinfeksi.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Bawa Senjata Tajam Hendak Tawuran Di Kemayoran, 9 Pelajar Ditangkap Polisi
Next post Klarifikasi Gary Iskak Usai Ditangkap, Bantah Pakai Sabu