Mentan SYL Klaim Angka Kesembuhan Ternak Akibat PMK Maksimal, Tidak Ada Kabar Kematian Lagi

Spread the love
Read Time:2 Minute, 25 Second

Menteri Pertanian Siaher Yassin Limbu (Menteri Pertanian SYL) mengatakan ternak yang terpapar virus penyakit mulut dan kuku secara bertahap telah pulih.

Mengutip Minggu (22/5/2022), pernyataan tersebut disampaikan berdasarkan data nol kematian ternak akibat PMK.

Menteri Pertanian SYL mengatakan selama inspeksi di pelabuhan Merak di Cilegon “Pemulihannya sudah maksimal dan kami belum mendengar kematiannya sampai saat ini. slot gacor bonus member baru

Khususnya wilayah yang masuk kategori merah dengan tingkat penyebaran virus yang tinggi.

Menteri Pertanian dan Kehutanan mengatakan, “Oleh karena itu, peraturan di zona merah sangat ketat, hewan dilarang, dan orang tidak boleh masuk dengan bebas sampai masa inkubasi virus naik kembali.”

Seluruh hewan dari Sumatera dan Jawa diuji di pelabuhan Kilegon Merak di Banten.

SYL memastikan bahwa penanganan dilakukan sesuai dengan prosedur operasi standar (SOP).

“Kita juga bisa maksimalkan sampel darah dan tes laboratorium di sini,” kata Menteri Pertanian dan Kehutanan.

Semua hewan yang masuk ke Pulau Jawa harus diperiksa dan didesinfeksi terlebih dahulu.

Kalaupun ada hewan yang bermasalah, Kementerian Pertanian, Pangan, dan Pedesaan sudah menyiapkan pos karantina hewan.

“Saat ini karantina di seluruh Indonesia tetap waspada selama 1 hingga 14 hari ke depan untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut,” kata Menteri Pertanian dan Kehutanan.

Menteri Pertanian dan Kehutanan mengatakan ada efek positifnya juga.

Hewan yang sebelumnya dipastikan terinfeksi kini telah dinyatakan negatif setelah menjalani operasi dan pengujian oleh staf medis yang terdiri dari dokter hewan.

penyebaran virus PMK

Seperti diberitakan sebelumnya, hingga Kamis (19/5/2022) virus PMK dilaporkan telah menyebar dari 9 kabupaten di Aceh Besar hingga 32 desa.

Dari sebaran di wilayah tersebut, Firdaus SB, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian (Keswan) Aceh Besar, mengatakan, sebanyak 174 ternak terjangkit virus penyakit mulut dan kuku.

Secara spesifik, berikut adalah sebaran virus PMK di 9 wilayah Aceh.

98 orang di Distrik Lukunga

37 ekor

Indrapuri 5 Dongeng

Anda ingin Gaia 19 ekor

1 kisah sucammore

Crueng Barona Jaya 4 Tales

Cotta Barrow 6 Tales

1 ekor Dar es Salaam

Lingkungan Rumah Damai 3 Ekor.

Menurut Ferdous, peternak harus mengkarantina ternaknya untuk mencegah penyebaran virus PMK.

Hal ini karena virus PMK dapat dengan mudah menyebar dari satu sapi ke sapi lainnya, meskipun tidak berada dalam kandang yang sama.

Pelatihan PMK 9 domba Salomo

Sebanyak sembilan warga Sulaiman dinyatakan positif PMK.

Hasil ini dikonfirmasi di Wates Veterinary Center (BBVet) pada 20 Mei 2022.

Sebelumnya, Bupati Sulaiman Kustini Sri Purnomo mengatakan, setelah mendapat laporan bahwa domba-domba itu menunjukkan gejala penyakit, pihak pertanian, pangan, dan perburuan langsung mengirimkan sampel hewan untuk diuji.

“Jadi kemarin, tanggal 6 Mei, seekor domba melaporkan gejala sakit, diare dan anoreksia, serta bibir bengkak dan merah serta kerak basah dan ditangani oleh Bosquesuan setempat.”

Pada Sabtu (21/5/2022), Costini mengatakan, “Kami mengambil sampel setelah observasi dan menguji PMK PCR. Kemudian kami mengambil sampel setelah observasi.”

Departemen Pertanian dan Perikanan Solomon bekerja sama dengan BBVet untuk melakukan survei di tempat dan mengumpulkan sampel usap dan serum.

Dari 15 sampel yang diuji, 9 positif PMK dan 6 negatif.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post BREAKING NEWS: Mantan Menteri Tenaga Kerja Fahmi Idris Meninggal Dunia
Next post Banyak Pengemudi Ojol Tergiur Main Slot, Garda Desak Polri Tindak Maraknya Promosi Judi Online