Mentan SYL Harap Kerja Sama Pupuk Indonesia Dengan JPMC Dapat Amankan Bahan Baku Pupuk Dalam Negeri

Spread the love
Read Time:2 Minute, 9 Second

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) terus mendukung pengamanan pasokan bahan baku pupuk dalam negeri.

Hal itu dilakukan demi menjaga ketahanan pangan Indonesia di tengah dampak perang Rusia dengan Ukraina.

“Dukungan stabilitas pasokan pupuk Indonesia ini juga nantinya berdampak baik pada program ketahanan pangan nasional,” ungkap Mentan SYL dalam keterangan tertulis yang terima, Rabu (1/6/2022). jadwal game slot gacor hari ini

Hal tersebut dikatakan Mentan SYL saat menghadiri penandatanganannota kesepahaman (MoU) antara Perseroan Terbatas (PT) Pupuk Indonesia dengan Jordan Phospate Mines Co. Plc (JPMC), perusahaan asal Yordania, Selasa (31/5/2022).

Adapun MoU tersebut ditandatangani Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman dan Chairman JPMC Mohammad Thneibat, di Vienna, Austria.

Penandatanganan tersebut dilakukan disela-sela acara Indonesian Finance Association (IFA) Annual Conference, konferensi yang diikuti oleh banyak industri pupuk dunia.

Pada kesempatan itu, Mentan SYL mengatakan, lewat kerja sama stabilisasi tersebut kebutuhan bahan baku nitrogen, fosfar, dan kalium (NPK), yaitu phosphate sudah diamankan Indonesia.

Mentan SYL mengatakan, kerja sama tersebut diperlukan. Pasalnya bahan baku pupuk seperti phospat maupun kalium (KCl) memang tidak tersedia dan tidak dapat diproduksi di dalam negeri.

“Salah satu pemasok besar bahan baku tersebut adalah Rusia yang saat ini sedang perang dengan Ukraina dan menyatakan untuk melakukan penundaan ekspor atau moratorium,” jelas Mentan SYL.

Oleh karena itu, Mentan SYL berharap kerja sama stabilisasi antara Pupuk Indonesia dengan JPMC dapat mengamankan ketersediaan bahan baku pupuk dalam negeri.

“Saya harap kerja sama ini juga dapat memenuhi kebutuhan pupuk nasional di tengah ketidakpastian global sebagai dampak dari perang Rusia dengan Ukraina,” ujar Mentan SYL.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Bakir Pasaman mengapresiasi dukungan Mentan SYL dalam upaya tetap mengamankan pasokan bahan baku phospate.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menjaga pemenuhan kebutuhan pupuk dalam negeri,” jelas Bakir.

Sebagai informasi, kerja sama stabilisasi pasokan pupuk untuk Indonesia juga akan mendorong kesempatan dan kolaborasi dalam tiga bidang strategis.

Pertama, program jangka pendek untuk menjamin pasokan phospate dari JPMC kepada Pupuk Indonesia. Hal ini untuk menstabilkan pasokan pupuk dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kedua, program jangka menengah dengan terus mendorong JPMC untuk menyiapkan skema harga yang disepakati demi menjaga keberlanjutan pasokan bahan baki pupuk buat Pupuk Indonesia.

Ketiga adalah program jangka panjang untuk menjalin kerja sama lebih besar lagi, yaitu joint venture industri pupuk di Indonesia.

Selain melakukan pertemuan dengan JPMC, Mentan SYL juga melakukan pertemuan dengan Chief Executive Officer (CEO) pemasok KCl dunia lainnya.

Mereka adalah Eurochem, perusahaan yang terdaftar di Swiss, Canpotex, Arab Potash Company, dan Uralkali.

Diharapkan pertemuan tersebut dapat menjamin pasokan bahan baku KCl ke PT Pupuk Indonesia sehingga ketersediaan pupuk NPK nasional terpenuhi.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Pebalap Dan Kru Formula E Sudah Tiba Di Jakarta
Next post 14 Tempat Nongkrong Di Medan Yang Unik, Cocok Untuk Bersantai