Mengenal Budi Utomo, Organisasi Pelopor Gerakan Kebangkitan Nasional

Spread the love
Read Time:2 Minute, 39 Second

Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap tanggal 20 Mei.

Peringatan ini bertepatan dengan tanggal berdirinya Organisasi Boedi Oetomo (Budi Utomo).

Budi Utomo adalah Organisasi yang mewadahi aspirasi para aktivis pejuang kemerdekaan Indonesia. jadwal game slot gacor hari ini

Tanggal 20 Mei disebut sebagai Hari Kebangkitan Nasional karena organisasi Boedi Oetomo telah membangkitkan semangat perjuangan bangsa Indonesia.

Menurut laman Kemdikbud, berdirinya Boedi Oetomo tak lepas dari perkembangan dunia pendidikan pada masa kolonial Belanda.

Selengkapnya, simak sejarah Boedi Oetomo berikut ini.

Cesara Boedi Oetomo

Boedi Oetomo didirikan oleh sembilan tokoh akademisi yang memiliki cita-cita untuk memperjuangkan kemerdekaan.

Sebelum Boedi Oetomo terbentuk, kesembilan tokoh-tokoh pendiri tersebut menempuh pendidikan di STOVIA.

STOVIA (Sekolah untuk Opleiding van Inlandsche Artsen) Adala Secola Kedocteran Velanda.

Pada penghujung abad ke-19, ada berbagai wabah yang tersebar di Pulau Jawa.

Pemerintah kolonial Belanda mengalami kesulitan dalam mengatasi masalah ini karena sangat mahal untuk mendataangkan dokter dari Eropa.

Untuk mengatasinya, pemerintah Hindia-Belanda mendirikan STOVIA untuk menghasilkan dokter-dokter yang berasal dari kalangan pribumi.

STOVIA mengeluarkan biaya pendidikan bagi mahasiswanya untuk menarik minat kaum bumiputera.

Selain melahirkan yang cakap dalam bidan kesehatan, STOVIA juga melahirkan tokoh-tokoh aktivis cendekiawan yang berinetelektual.

Tokoh tersebut adalah dr. Dr. Stormo. Cipto Mangunkusumo, Gunawan, Suraji, RT Ario Tirtokusumo.

Kami dapat mengumpulkan lebih banyak informasi.

STOVIA menjadi tempat persemaian para remaja-remaja pribumi dalam menumbuhkan semangat nasionalisme.

Berdirina Boedi Oetomo

Boedi Oetomo adalah sebuah organisasi pelajar yang didirikan oleh dr. STOVIA Sutomo Dan Para Mahasiwa.

Boedi Oetomo bersifat sosial, ekonomi, budaya, serta tidak bersifat politik.

Dr. Celine Sutomo, berdirinya Boedi Oetomo tidak terlepas dari peran dr. Wahidin Sudirofusodo, alumni STOVIA.

Setelah pertemuan tersebut dr. Sutomo mengadakan pertemuan nonformal dengan pelajar-pelajar STOVIA untuk membahas berdirinya organisasi yang bersifat nasional.

Pertemuan itu pun menghasilkan hasil yang positif, yaitu lahirnya “Perkumpulan Boedi Oetomo”.

Boedi Oetomo sebagai Organisasi pelajar ini secara samar-samar merumuskan tujuan untuk kemajuan Tanah Air.

Awalnya, jangkauan Boedi Oetomo hanya terbatas di Pulau Jawa dan Madura, kemudian diperluas untuk masyarakat Tanah Air seluruhnya dengan tidak mengubah perbedaan.

Adapun Bidang Kegiatan Yang Dipilinha Adalala Fendidikan Dan Kebudayan.

Keluarna Beverapa Angata Boedi Oetomo

Mereka Keluar Carena Boedi Oetomo hanya bergerak di bidang pendidikan dan kebudayaan.

Berbeda dengan keinginan mereka akan gerakan yang lebih militan dan langsung bergerak dalam bidan politik.

Meski kehilangan beberapa anggotanya, Boedi Oetomo tetap teguh pada prinsipnya untuk berjuang di bidang sosial budaya dan pendidikan.

“Biar lambat asal asal daripada hidup selamanya mati tanpa bekas” Itulah semboyan Boedi Oetomo yang menggunakan Puisi Beringin.

Walaupun Boedi Oetomo tidak langsung terjun ke bidang politik, namun semangat dan pemikiran para anggotanya telah menjadi pemicu perjuangan untuk melepaskan bangsa ini dari jajahan kolonialisme.

Hal ini terbukti dengan tumbuhnya organisasi-organisasi yang juga berjuang di bidang politik secara Diplotis seperti Sarekat Islam, Perhimpunan Indonesia, Indische Partij, Muhammadiyah, dan masih banyak yang lainnya.

Boedi Oetomo telah mengubah perjuangan bangsa Indonesia yang awalnya dilakukan secara fisik menjadi perjuangan secara Diplomat.

Selain itu, Boedi Oetomo telah memprakarsai satu hal yang paling penting, yaitu membangkitkan semangat nasional untuk mencapai Indonesia merdeka.

Toko Fendiri Boedi Oetomo

Berikut daftar sembilan tokoh pendiri Boedi Oetomo, dikutip dari Gramedia.

1. Soetomo

2. Penjualan Mochamad

3. Mohammad Solaiman

4. Goenawan Mango Enko Eso Emo

5. Kondo Sowarno

6. R. Anka Prozosoedirzo

7. Mas Goembrek

8. M. Sowarno

9. Seuragi Tirtonegoro

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Kunci Jawaban Kelas 4 SD Tema 8 Halaman 72 73 74 75 78 79 80 81 83 84: Karya Tari Dan Daerah Asalnya
Next post Mengapa Kylian Mbappe Menutupi Logo Sponsor Di Kaus PSG? Foto Ini Yang Membuat Orang Jadi Penasaran