Masuk Lewat Jalur Tikus, Pelaku Penelantaran 3 Anak Di Pulau Merah Banyuwangi Tak Teridentifikasi

Spread the love
Read Time:1 Minute, 40 Second

BANYUWANGI, – Pelaku penelantaran tiga orang anak di destinasi wisata Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, diduga memanfaatkan jalur tikus. Hal ini yang menyebabkan pelaku sulit untuk diidentifikasi.

Sekretaris Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pulau Merah, Ali Mabrur mengatakan, anggotanya menemukan ketiga anak itu dalam kondisi kotor setelah bermain di pantai. Mereka tampak kebingungan dan menangis saat pertama kali bercerita bahwa mereka sedang mencari teman yang sebelumnya mengantar ke lokasi itu. judi slot online pragmatic play

Berdasarkan keterangan dari ketiga anak itu, mereka masuk ke destinasi wisata tanpa melalui jalur resmi.

“Yang membawa ini tidak masuk ke destinasi wisata, di sebelah barat pagar. Sebetulnya di barat pagar juga ada penjagaan, tapi dia ke barat lagi (jauh dari penjaga). Ditanya beli tiket, tidak,” kata Ali melalui sambungan telepon, Selasa (24/5/2022).

Ali mengatakan, jika mereka memasuki destinasi wisata menggunakan jalur resmi bertiket, maka akan terekam Closed Circuit Television (CCTV) yang ada di area pintu masuk.

Karena itu, pengelola tidak memiliki rekaman gambar dan video sosok yang membawa dan menelantarkan tiga anak itu.

Warga di sekitar Pantai Pulau Merah pun tidak ada yang memberikan keterangan tentang kedatangan ketiga anak tersebut dan orang yang membawanya.

Pihaknya menduga, pelaku memanfaatkan jalur tikus masuk ke destinasi Pantai Pulau Merah, yakni melalui Pantai Gumuk Kancil.

“Tidak ada yang melihat sebelum ditemukan anggota Pokmaswas. Kalau beli tiket bisa diketahui dari kamera CCTV, bisa kita lihat jam berapa masuknya,” kata Ali lagi.

Kepala Seksi Humas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi, Iptu Lita Kurniawan mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Karena korban merupakan anak-anak, proses meminta keterangan pada korban pun dilakukan dengan cara yang lebih halus.

“Masih lidik. Karena korban anak-anak, jadi kita lakukan secara lembut,” kata Lita, Selasa (24/5/2022).

Sebelumnya diberitakan, tiga orang anak MHH (9), RNA (11), dan JER (11), asal Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, ditemukan di kawasan destinasi Pantai Pulau Merah tanpa didampingi orangtuanya.

Pengelola destinasi wisata yang menemukan mereka kebingungan, akhirnya melapor pada kepolisian dan berhasil mempertemukan mereka dengan keluarga masing-masing.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Jadi Tersangka, 5 Prajurit TNI Yang Terlibat Kasus Kerangkeng Manusia Bupati Langkat Ditahan
Next post Kapolsek, Kapolsek: Tangkap Bocah Cabuli Lubuklinggau Pakai Mod Uang Jajan