Makam Bocah SD Yang Diduga Tewas Digebuki Teman Sekelas Di Binjai Dibongar Hari Ini

Spread the love
Read Time:1 Minute, 51 Second

BINJAI-Polisi Bengal akan membongkar makam siswa SD 023971 yang diduga dipukuli hingga tewas oleh teman sekelasnya di Binjai, Sumatera Utara.

Ukuran pembongkaran kuburan diperkirakan pukul 10.00 WIB, hari ini Rabu (15/6/2022).

Makam siswa SD ini terletak di Kecamatan Paya Roba, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai. situs slot online bonus 100

Kapolsek Binjai, AKBP Virio Sanu Genting dan Kepala Bareskrim Polres Binjai, AKP Rian Permana sejak Selasa (14/6/2022) malam kemarin saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban.

Kedua pejabat tersebut tidak menanggapi konfirmasi yang diunggah -medan.com terkait kabar rencana pembongkaran makam siswa SD yang diduga dipukuli teman sekelasnya.

Diketahui, Muhammad Ihsan Heminti, siswa kelas V SD Negeri 023971 di Jalan Umar Baki, Desa Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binja, meninggal dunia pada Selasa 24 Mei 2022.

Sepeninggal Ehsan, Santi Citra Dewi, ibu siswi tersebut mendapat kabar bahwa anaknya telah dianiaya oleh teman sekelasnya.

Menurut Santi, saat jenazah anaknya dimandikan, pihak keluarga menemukan memar.

Dengan keraguan tersebut, Santi mengajukan laporan ke Polsek Binjai.

Santi menduga anaknya telah dianiaya dan dipukuli oleh teman sekelasnya.

Namun, Totti, ayah dari R. , salah satu mahasiswa yang dituduh mencabuli Ikhsan, mendakwa Santi.

Menurut Totti, anaknya sedang tidak sekolah saat kecelakaan.

Bahkan, dia mengaku kaget saat pihak sekolah memanggilnya.

Totti mengatakan Jumat (10/6/2022) “Saya tidak terima apa yang dikatakan keluarga korban. Anak saya Sabtu (21/5/2022) tidak hadir.”

Totti mengatakan dia bertanya kepada putranya R.

R mengaku tidak terlibat dalam kasus tersebut.

Namun, R mengaku bertengkar dengan Ikhan, dan memukul tangannya.

“Saya tanya sekali, pukul sekali, anak saya pernah bilang. Karena Ikchan mengejek anak saya. Tapi anak saya bilang tangannya digendong, bukan badan,” jelasnya.

Terkait hal itu, Totti juga meminta Santi Citra Dewi, ibunda mendiang Ehsan, untuk membersihkan nama anaknya.

Kata Totti, karena Sante memposting foto buah hatinya di media sosial.

Totti tidak terima tuduhan putranya membunuh Ehsan.

“Pindai nama anak kami, karena di media sosial anak kami dikatakan pembunuhan, dan saya memposting foto anak kami di media sosial,” kata Totti.

Karena kasusnya sedang dalam proses, Totti juga mengaku menunggu keputusan dari pihak sekolah.

Sejak kasus ini bermula, berbagai pihak menaruh perhatian penuh terhadap pengungkapan kejadian ini.

Akibatnya, desas-desus menyebar bahwa polisi akan membongkar makam Ehsan, untuk memastikan penyebab pasti kematiannya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Suasana Terkini Di Gedung Kementerian ATR/BPN Jelang Serah Terima Jabatan Menteri
Next post Jadwal Piala Presiden 2022 Hari Ini: PSM Vs Persikabo 1973 Dan Persik Vs Arema FC, Live Indosiar