Kronologi Siswi SMP Tewas Mengenaskan Di Langkat, Polisi Sudah Tetapkan Tersangka

Spread the love
Read Time:2 Minute, 26 Second

MEDAN, – Polisi menetapkan FS (19) sebagai tersangka dalam kasus temuan mayat siswi SMP di Langkat. Pelaku membuang pakaian, jilbab, dan tas korban ke dalam parit.

Dikonfirmasi melalui telepon pada Selasa (28/6/2022) pagi, Humas Polres Langkat AKP Joko Sumpeno membenarkan hal tersebut.

Joko mengatakan, pelaku merupakan seorang mekanik yang tinggal jauh dari lokasi temuan jasad korban. slot habanero deposit pulsa

Dari rekaman CCTV di sekitar TKP, terlihat pelaku dan korban berboncengan.

“Udah ketangkap. Dicek ke TKP, di situ ada CCTV, kemudian dicocokkan,” katanya.

Penyelidikan ini dilakukan Unit Reskrim Polsek Pangkalan Brandan, Unit Pidum Satreskrim Polres Langkat, dan Subdit III Ditreskrimum Polda Sumut.

Penangkapan itu dilakukan Pada Senin (27/6/2022) sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah itu, dilanjutkan pencarian barang ke rumahnya dan pra rekonstruksi.

Dia mengakuinya, sudah ditahan, sudah mengaku. Saat ini memang masih dalam pemeriksaan. Sudah tersangka katanya.

Saat itu yang terlupakan sebagai pelaku melintas di sekitar lokasi.

FS Ditankap Sat Sedan Melintas di Rokasi Kejadian.

Peristiwa pembunuhan itu bermula saat pelaku bertemu dengan korban berinisial ASS pada Rabu (15/6/2022) siang.

Saat itu, pelaku yang melihat korban berjalan kaki mencari korban hendak kemana. Corban Mengatakan Sedan Menuju Ke Rapangan Golf, Yang Kemudian Menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Felaku Kemudian Membonchenkan Korban Ke Rokasi Lapangan Golf. Di tempat itu, pelaku merayu korban tetapi dittolac.

Pelaku Mara, Lalu Memukul Korban Hinga Pingsan. Sat Itula, Korban Diperkosa Pelaku.

Tak hanya itu, wajah dan leher korban dipukul dengan batu.

Saat korban pingsan, pelaku pengambilan pakaian seragam, jilbab, dan tas korban lalu membuangnya ke parit. Pelaku sempat terjatuh yang membuat sandalnya putus.

Setelah itu, pelaku meninggalkan korban di tempat tersebut. Sementara itu, kaos yang dipakainya saat dibuang ke Sungai Babalan.

Pelaku dikenakan pasal 338 KUHPidana Subs Pasal 351 Ayat (3) KUHPidana Jo Pasal 81 Ayat (1) UU RI No. 17/2016 tentang penetapan Perpu RI No. 1/2016 tentang perubahan ked /2002 tentang anak perlindungan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, jasad korban ditemukan seorang penggembala lembu bernama Rusli Komplek Sanggar Pramuka PT Pertamina di Kecamatan Sei Lepan pada Selasa (6/21/2022) pukul 18.30 WIB. Temuan itu lalu dilaporkan ke polisi.

Pada Kamis (2022-06-23) siang, Kapolsek Pangkalan Brandan, AKP Bram Chandra mengatakan, korban bernama Alda Septianda Sari (14), warga Desa Alur Dua, Kecamatan Sei Lepan, Langkat. Korban Belakang Suda Enam Hari Tak Poulang.

“(Saat ditemukan) korban masih mengenakan rok sekolah SMP dan sepatu warna hitam tanpa memakai baju” ujarnya.

Begitu pun, kondisi seluuh tubuh korban sudah berbelatung dan di sekitar kepala terdapat lima buah batu.

“Suda Ditangani. Casus ini Sedan Kita Selydiki,” Catanya.

Famit Berancat Secola Untuk Ujian

Dikatakannya, pada Rabu (15/6/2022) pukul 07.00 WIB, siswi kelas VIII ini berangkat ke sekolah. Sejak itu korban tidak pulang ke rumah.

Pihak keluarga lalu anak hilang dan ditindak lanjuti diskusi di Meds FB tentang berita anak hilang dengan melaporkanos gambar serta alamat orang tua korban.

“Padasellasa pain, penggembala lembu berinisial RS dan JE mencium bau tidak sedap.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Hasil Malaysia Open 2022: Amukan Viktor Axelsen Yang Sempat Ketinggalan 0-6
Next post Sambut Mudik 2023, Basuki Minta BUJT Tambah Kantong Parkir Di Rest Area