KRONOLOGI 2 Jasad Perempuan Ditemukan Di Laut Dan Pantai, Korban Merupakan Bos Dan Anak Buah

Spread the love
Read Time:1 Minute, 23 Second

Dua jenazah ditemukan di dekat Pantai Kalapa Kundong di Desa Ujung Genteng, Kecamatan Seraqab, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kedua jenazah tersebut ditemukan di lokasi berbeda dan baru ditemukan dua jam kemudian pada Senin (20 Juni 2022).

Mayat pertama ditemukan oleh seorang nelayan di tengah laut sekitar pukul 05.00 WW di Indonesia. slot gacor gates of olympus

Dia berpakaian hitam ketika tubuh wanita itu ditemukan.

Dia memiliki luka di kepalanya dan memar di wajahnya.

Ketua Perhimpunan Berburu Ujungjenteng Asep JK mengutip Jabar, ”rambutnya sebahu, ada bekas luka di kepala bagian belakang, dan ada memar di wajah seperti badan kusam,” kata Asep JK, Presiden Perburuan Ujungjenteng. Asosiasi.

Dua jam kemudian, sekitar pukul 07.00 WIB, mayat wanita kedua ditemukan di Pantai Kalapa Kundong.

Mayat kedua ditemukan berlumuran darah.

Tumpahan juga terjadi dari kamar penginapan hingga ke lokasi ditemukannya jasad.

Mulai di Jawa Barat, identitas jenazah kedua perempuan itu mulai terungkap.

Asep mengatakan, jenazah perempuan pertama ditemukan berinisial A.

A – Pemilik kafe tidak jauh dari tempat ditemukannya mayat.

Dia ditemukan setelah putranya mengenali korban.

Menurut informasi yang diperoleh, AD adalah bawahan A.

Secara terpisah, Sahid Siam, Kepala Desa Ujungjenteng, mengatakan korban A adalah warga.

Surat kabar itu mengutip Sahid yang mengatakan:

Korban yang ditemukan di pantai itu bukan warga sekitar, kata Said.

Menurut informasi yang diperoleh dari warga, diketahui bahwa Pak A sering menginap di rumah Korban A.

Orang lain, yang identitasnya tidak diketahui, diyakini bukan penduduk negara kita.

“Yang penting warga melaporkan bahwa mereka sering menginap di sana,” jelasnya.

Terkait kasus tersebut, AKP Didi Darmawanse, Kapolres Sukabumi, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP).

Pihaknya juga membawa kedua korban ke rumah sakit untuk diautopsi.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Unggah Foto Stupa Borobudur Mirip Jokowi, Roy Suryo Tegaskan Tak Berniat Menghina Umat Budha
Next post Sejarah Hari Musik Sedunia, Berawal Dari Ide Maurice Fleuret Dan Jack Lang, Komposer Prancis