KPU Diingatkan Agar Efisien Gunakan Anggaran Pemilu 2024 Sebesar Rp 76,6 Triliun

Spread the love
Read Time:2 Minute, 9 Second

Reporter Raforan, Rizuki Sandy Saputra

JAKARTA – Komisi II DPR RI meminta agar anggaran Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang sudah disepakati oleh DPR, Pemerintah dan juga KPU (Komisi Pemilihan Umum) untuk diefisiensikan.

Diketahui, total anggaran untuk kontestasi politik pada tahun 2024 mencapai Rp 76,6 triliun. situs judi slot online freebet 2021

Hal ini diutarakan Doli seraya diluncurkannya proses tahapan Pemilu 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, Selasa (6 April 2022) Malam.

“Anggaran itu sudah kita terimai di komisi II dengan catatan-catatan, catatan yang pertama adalah kalau memang masih bisa diefisienkan itu akan lebih baik,” kata Ketua Komisi II Kur Ahmadte Dodi KPU Pusat, Jakarta.

Menurut Doli, anggaran efisiensi itu bisa dilakukan dengan memungkinkan untuk mengurangi pembiayaan beberapa item.

DPR kata Doli berharap ada beberapa pembiayaan yang dapat difokuskan dan dialihkan untuk keperluan lain.

Wakil ketua umum Partai Golkar itu mencontohkan fasilitas-fasilitas fisik seperti pengadaan sekretariat atau gudang sebaiknya diambil alih oleh pemerintah.

Sehingga kata dia, anggaran untuk beberapa hal tersebut nantinya bisa ditekankan.

“Tidak, kalau memang bisa diambil alih oleh pemerintah, Pemerintah daerah atau pemerintah pusat aset-asetnya dihibahkan atau lebih pinjamkan itu tentu akan mengurangi ujar dia.

Di sisi lain, Pemerintah juga ikut mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar dapat mengefisiensi anggaran pemilihan umum (Pemilu) 2024.

Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam acara Peluncuran Tahapan Pemilu 2024 di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (14/6/2022) malam.

Tito Mengatakan, terkait efisiensi anggaran itu disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo(Jokowi).

“Pesan Bapak Presiden agar biaya pemilu dilaksanakan dengan efisiensi,” kata Tito dalam acara tersebut.

Menurutnya, dalam pertemuan dengan Komisioner KPU pada 30 Mei 2022 lalu, Jokowi meminta KPU agar menjaga kualitas Pemilu.

“Selanjutnya pada saat menerima Komisioner KPU tanggal 30 Mei 2022, Babak Presiden menegaskan agar KPU betul-betul menjaga dan meningkatkan kualitas Pemilu dan Pilkada serentak 2024,” ujarnya

Untuk diketahui, Pemilu akan digelar pada 14 Februari 2024, sementara Pilkada Serentak akan digelar pada 27 November 2024.

Ketua DPR RI Puan Maharani menjelaskan, jadwal pendaftaran parpol sebagai peserta pemilu yang akan ditetapkan pada bulan Agustus 2022, dan pengungkit parpol calon peserta pemilu akan ditetapkan pada 2 Feb 02

“Sehingga pelaksanaan tahapan-tahapan penyelenggaraan pemilu insyaallah sesuai dengan jadwal yang akan ditetapkan,” ujar Puan usai menerima audiensi komisioner Komisi Pemilihan Umum (06) Jakarta

Terkait dengan anggaran, DPR bersama pemerintah dan penyelenggara pemilu menyepakati besaran dana pelaksanaan pemilu 2024 adalah Rp 76,6 triliun.

Puan berharap anggaran tersebut dapat efektif digunakan untuk mewujudkan pemilu yang berkualitas.

“Kami berharap berharap pemilu dapat dilaksanakan secara efisien dan efektif serta dimaksimalkan sesuai dengan kebutuhanya sejak dimulanya tahapan pemilu,” ujarnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Ford Tarik Mobil Listrik Mach E Karena Baterai Bermasalah
Next post Keberatan Keberadaan Kawat Duri, Buruh Sempat Baku Hantam Dengan Polisi Di Depan Gedung DPR