Korea Selatan Seret Terraform Labs Ke Meja Hijau Atas Dugaan Penyalahgunaan Pembayaran Pajak

Spread the love
Read Time:1 Minute, 22 Second

Laporan Wartawan , Namira Yunia Lestanti

SEOUL – Otoritas pajak Korea Selatan atau National Tax Service (NTS) mengajukan gugatan pada Terraform Labs, atas dugaan kasus penghindaran pajak yang dilakukan Do Kwon pendiri Terraform. situs slot terpercaya

Aksi ilegal ini diketahui setelah adanya laporan dari unit kejahatan keuangan Korea Selatan, Yeouido Grim Reaper yang menduga bahwa Kwon dengan sengaja melikuidasi perusahaan Terraform yang ada di Seoul untuk dipindahkan ke Singapura.

Adanya pemindahan inilah yang memicu kecurigaan otoritas Yeouido Grim Reaper, pihaknya menyebut bahwa pemindahan kantor yang dilakukan CEO Terraform dimaksudkan untuk menghindari likuiditas pembayaran pajak perusahaan, lantaran Kwon merasa tidak puas dengan kebijakan pajak yang telah ditetapkan pemerintah Korea Selatan.

Dilansir dari Cointelegraph, rencana pemindahan Terraform ke Singapura sebenarnya sudah diajukan pihak perusahaan jauh sebelum anjloknya nilai mata uang Terra Luna, tepatnya pada Desember tahun lalu.

Bahkan untuk mempercepat proses pemindahaan tersebut perusahaan telah mendaftarkan lisensinya diwilayah Singapura.

Hal ini dilakukan agar perusahaan Terraform Labs bisa dengan mudah memindahkan aset kripto Terra ke organisasi nirbalanya, LUNA Foundation Guard (LFG) untuk menghindari pajak.

Akibat dari aksi penghindaran pajak tersebut kini NTS mengajukan tuntutan denda pada Terraform Labs senilai 78 juta dolar AS.

Menurut undang-undang pajak perusahaan Korea Selatan, denda tersebut dilayangkan ke Terraform lantaran manajemen Terraform masih berada di Korea Selatan meskipun lisensinya telah dipindahkan ke Singapura. Sehingga Do Kwon tetap harus membayarkan pajak perusahaan.

Hal ini tentunya menjadi pukulan berat bagi Terra mengingat beberapa hari terakhir aset dari dari Terra terus mengalami bearish hingga nilainya anjlok mencapai 0,66 dolar AS.

Sebelum adanya pelanggaran pajak tersebut, perusahaan Terra di Kepulauan Virgin pada bulan Oktober lalu juga didenda 3,6 juta dolar AS karena telah menyembunyikan pajak penghasilan perusahaan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post 192 Rumah Warga Gorontalo Terendam Banjir
Next post Inggris Sebut Pasukan Rusia Kemungkinan Perkuat Operasi Di Donbas Setelah Rebut Mariupol