Kemkominfo Minta Diaspora Indonesia Gaungkan G20 Di Luar Negeri

Spread the love
Read Time:1 Minute, 3 Second

Laporan wartawan, Fahdi Fahlevi

JAKARTA – Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kemkominfo Republik Indonesia Usman Kansong mengatakan diaspora Indonesia memiliki peran strategis menggaungkan Presidensi G20 di luar negeri.

Dengan jumlah yang mencapai 8 juta orang, diaspora Indonesia secara tidak langsung mengemban tugas diplomasi di negara tempat masing-masing bernaung. game slot gacor hari ini

“Jumlah 8 juta orang adalah kekuatan dahsyat. Branding negara kita itu ada di teman-teman diaspora. Beberapa teman yang berprestasi juga merupakan bagian dari nation branding Indonesia di negara tempat gal u ” , Rabu (22/6 /2022).

Menurut Usman, diaspora Indonesia bisa melakukan berbagai hal yang mendukung komunikasi publik Presidensi G20.

Misalnya melakukan aksi unggah konten secara bersamaan melalui media sosial maupun dengan menggiatkan obrolan mengenai Presidensi G20 Indonesia.

mengatakan tema yang perlu dikomunikasikan oleh para diaspora tentang presidensi G20 Indonesia di luar negeri yakni arsitektur kesehatan global, transformasi digital, dan transisi energi.

“Isu-isu tadi seringkali terlalu elit sehingga sulit dicerna oleh masyarakat Indonesia di dalam negeri mungkin juga di luar negeri,” kata Usman.

“Karena itu mungkin kita bisa menurunkan tingkat narasi yang kita sampaikan kepada masyarakat di luar negeri,” tambah Usman.

Langkah ini, kata Usman, dilakukan sebagai upaya mengubah isu elit menjadi isu akar rumput, yang relatif bisa dicerna oleh masyarakat secara umum.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Hyundai Dan Michelin Kembangkan Teknologi Ban Untuk Mobil Listrik Premium
Next post Ayah Di Jepara Tega Rudapaksa Anak Tiri Sejak 2018 Saat Istri Pergi Ke Sawah Dan Mengaji