Kemenhub Siapkan Regulasi Teknis Untuk Pengembangan Dan Penguatan Pelayaran Rakyat

Spread the love
Read Time:1 Minute, 44 Second

Pelayaran rakyat di Indonesia telah memainkan peran penting dalam pelayaran komersial domestik dan internasional selama berabad-abad. Oleh karena itu, Kementerian Perhubungan dan Administrasi Umum Perkapalan melakukan yang terbaik untuk melestarikan warisan budaya negara.

Namun, Arif mengungkapkan permasalahan budaya bahari masyarakat saat ini, salah satunya adalah moda transportasi yang populer menggunakan kapal tradisional berupa perahu layar bermesin yang karena faktor ekonomi dan mentah, lambat laun tidak mampu bersaing dengan transportasi laut modern. Bahan, inovasi teknologi dan sumber daya manusia. situs slot gacor

Arif menjelaskan, kargo orang yang sebelumnya banyak armada dan kargo mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir karena beralihnya pemilik kargo ke kapal modern dan tradisional seperti kapal kargo, kapal peti kemas, dan kapal penumpang.

Hal ini semakin diperkuat dengan ditetapkannya “Tentang Revitalisasi Angkutan Laut oleh Marinir” sebagai Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2021. Selain itu, sesuai dengan aturan yang diturunkan dari Perpres tersebut, Departemen Perhubungan akan menyusun Regulasi Teknis yang digagas melalui pengapalan ini.

Dalam hal yang sama, Ahmed Waheed, Direktur Kelautan dan Kelautan, mengatakan pengembangan angkutan laut publik di atas angkutan domestik melalui efektivitas kapal layar publik dan otomatis teluk, pengembangan bisnis dan transportasi, fasilitas pelabuhan umum dan aspek angkutan umum. kapal-kapal ini. Pengisian SDM.

Selain pengiriman, kami menyarankan Anda untuk memulai layanan pengiriman ke daerah yang tidak dapat diakses oleh kapal besar, seperti perairan yang jauh dan dalam, dan memperluas bisnis Anda dengan Kapal Pesiar KLM.

Sebagai acuan, pembicara dalam pengapalan kali ini adalah President of Shipping Infrastructure, Vice President of Transportation Infrastructure, dan Marine Investment Coordinator Department.

Tenaga ahli dan peserta dalam misi ini adalah Deputi Direktur Prasarana dan Perhubungan Departemen Koordinator Kemaritiman, Direktur Kejaksaan Agung Departemen Perhubungan, dan Direktur Divisi Desain. , konstruksi dan stabilitas. dan Ditkapel, Direktur Pengembangan Usaha Maritim, Ditlala, Direktur Kantor Hukum, Direktur Jenderal Hubla, Load Lines of Shipping Investigator. KNKT, Menteri Kehakiman Badan Klasifikasi Indonesia (BKI), Ketua DPP Pelra, Ketua Makassar Jasindo, Guru Besar Angkutan Laut Universitas Makassar (NHAS), Dosen Teknologi dan Manajemen Produksi Kapal Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Para pemangku kepentingan termasuk Makassar, Kepala Otoritas Pelabuhan, dan beberapa kepala KSOP dan UPP juga hadir. (*)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Susu Kental Manis Dalam Kreasi Menu Roti Gulung, Wajib Coba!
Next post Sejak Dirilis Maret 2022, Hyundai Ioniq 5 Catatkan 2.300 SPK