Kasus Binomo, Bareskrim Sita Uang Rp 1,8 Miliar Dari Rekening “Payment Gateway”

Spread the love
Read Time:1 Minute, 5 Second

JAKARTA, -Pihak Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyita uang Rp 1,8 miliar terkait kasus penipuan via aplikasi Binomo.

Kepala Unit (Kanit) 5 Sub Direktorat (Subdit) II Perbankan Dittipideksus Bareskrim Polri Kompol Karta mengatakan, itu merupakan uang hasil aliran dana para pemain atau korban Binomo dari tersangka Indra Kesuma alias Indra Kenz (IK). situs slot gacor

Menurut Karta, kurang lebih ada Rp 1,8 miliar uang yang disita dari rekening payment gateway (PG) PT Dhasatra Money Transfer.

Adapun PT Dhasatra Money Transfer melakukan transaksi yang berkaitan dengan aliran dana para korban Binomo dengan PT Beta Akses Voucher.

“Telah dilakukan penyitaan dana di rekening PG PT Dhasatra Money Transfer untuk transaksi milik PT Beta Akses Voucher sebesar Rp 1,8 miliar,” kata Karta.

Ia merupakan influencer yang menjadi mitra atau pihak ketiga yang mempromosikan aplikasi Binomo.

Selain Indra, penyidik menetapkan 6 tersangka lain dari kasus Binomo.

Dalam kasus ini, setidaknya ada 118 korban yang diperiksa dan ditaksir kerugiannya mencapai Rp 72.138.093.000.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk mobil Ferrari, uang tunai, hingga tanah dan rumah mewah di Sumatera Utara dan Tangerang.

Bareskrim pun menjerat Indra Kenz dengan berbagai pasal dari Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan ancaman 20 tahun hukuman penjara.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post YLKI Usul Pajak Kendaraan Dihapus Dan Dialihkan Saat Pembelian BBM
Next post Perkuat Keamanan Siber, Menlo Security Tawarkan Keamanan 100 Persen Dengan Tingkat Kualitas Militer