Kanker Serviks: Tipe, Faktor Risiko, Pengobatan Dan Pencegahan

Spread the love
Read Time:2 Minute, 16 Second

Kanker menjadi penyakit yang patut diwaspdai, dan dapat menyerang siapa saja tanpa memandang faktor apa pun.

Sala Satou Janice Kanker, setengah obat Memacan Korban Adela Kanker Servik. Jenis kanker ini berkembang pada leher rahim wanita yang merupakan pintu masuk ke rahim dari vagina. link slot deposit pulsa tanpa potongan 2022

Kanker serviks menjadi kanker serviks paling umum keempat dari Obat Setengah Domba Diderita wanita.

(WHO) menyatakan bahwa pada tahun 2018, diperkirakan ada 570 ribu wanita yang didiagnosis kanker serviks di seluruh dunia, dan sekitar 311 ribu wanita meninggal dunia.

Tipe kanker serviks

Dilansir dari situsAmerican Cancer Society, kanker serviks dibagi menjadi tiga tipe, yaitu:

Merupakan kanker yang berkembang dari sel di eksoserviks. Tipe ini sering dimulai dari zona transformasi, yakni di mana eksoservis bergabung dengan endoserviks. Kanker ini menjadi jenis yang paling banyak diderita wanita.

Berikut kanker yang berkembang dari sel kelenjar penghasil lendir di endoserviks. Jumlah kasus ini berada di bawah kanker karsinoma sel skuamosa.

Merupakan gabongan dari kedua tipe kanker serviks sebelumnya. Dibanding tipe lain, sangat jarang wanita menderita kanker campuran campuran.

Meski hampir semua kanker serviks adalah karsinoma sel skuamosa atau adenokarsinoma, ada beberapa jenis kanker lain yang bisa berkembang di leher. Contohnya melanoma, sarkoma, dan limfoma.

Faktor risiko terjadinya kanker serviks

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker serviks. Faktor Jembatan Mullai Keturunan, Paula Hidub Yang Kurang Terratour, Hinga melakukan Actitas Seksual Dengan Kara Yang Tidak Waja.

Faktor pertama seseorang dapat terjangkit kanker serviks adalah faktor keturunan. Seseorang yang memiliki riwayat kanker dari keluargannya, akan berisiko lebih besar dibandingkan dengan keluarga yang sehat.

Kurangnya aktivitas olahraga, merokok, dan pola makan tidak sehat dapat meningkatkan risiko terkena obesitas. Ini nantinya akan membuat seorang wanitarentan terkena adenocarcinoma.

Beberapa orang mungkin belum menyadari akibat penggunaan “섹스 ” secara bergantian. Tanpa disadari, hal tersebut dapat meningkatkan risiko terkena kanker serviks, jika salah satu pemakainya terserang penyakit tersebut meski belum memiliki gejala.

Berikut faktor paling umum mengapa seorang wanita dapat terkena kanker serviks. melakukan hubungan seksual dengan pasangan berbeda akan meningkatkan risiko terjangkit (HPV).

Diagnosis dan Pengobatan kanker serviks

Jika seseorang mengalami gejala yang mengarah pada kanker serviks, tahap selanjutnya akan dilakukan . Jika terbukti, langkah yang harus diambil selanjutnya adalah melakukan pengobatan sesuai Stadiumnya.

kanker serviks dapat dilakukan dengan pap smear.

Dilansir dari situsMedical News Today, pap smear dilakukan sebagai skrining awal yang dapat membantu dokter mendeteksi keberadaan sel , dengan mengambil sampel dari serviks.

Sementara itu, pengobatan kanker servik dapat dilakukan melalui beberapa metode, yakni operasi, radioterapi, dan kemoterapi.

Dilakukan dengan mengangkat bagian yang terinfeksi kanker. Operasi bisa dilakukan lewat trakelektomi radikal, histerektomi total, dan eksenterasi panggul.

Pengobatan kanker ini menggunakan radiasi dosis tinggi untuk membunuh sel kanker dan mengecilkan .

Yaitu Pengobatan Khanker Menguna Khan Obat Guna Membunu Sel Khanker.

Pencegahan kanker serviks

Ada beberapa upaya pencegahan kanker :

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Rangkuman Pencarian Eril Di Sungai Aare: Kendala Hingga Lokasinya
Next post Uni Eropa Sepakat Larang Lebih Dari Dua Pertiga Impor Minyak Rusia