Kakek Di Ambon Rudapaksa 7 Anggota Keluarga, Anak Hingga Cucu Jadi Korban, Pernah Dipergoki Istri

Spread the love
Read Time:2 Minute, 18 Second

Kasus seorang kakek yang menganiaya tujuh anggota keluarga terjadi di Kota Ambon Maluku.

Pelakunya diketahui RH alias BO (51).

Para korban terdiri dari lima anak pelaku dan dua cucunya. slot gacor gampang menang 2022

Saya berusia 27 tahun dan yang termuda berusia 5 tahun.

Akibat perbuatannya, pelaku kini terancam hukuman mati.

Berikut rangkuman anggota keluarga kakek Ambon 7:

awal telah terungkap

Pengungkapan kasus ini dimulai pada 4 Juni 2022, ketika korban termuda dari cucu pelaku melaporkan apa yang terjadi pada ibunya.

Saat itu, korban juga merasakan nyeri di area sensitif saat mandi.

Ibu korban melaporkan kejadian tersebut ke polisi pada 6 Juni 2022.

Polisi Statterscream Ambon mengamankan pelaku pada Rabu (6/6/2022).

Dan dari hasil penyelidikan polisi, jumlah korban mencapai tujuh orang.

Identitas mereka adalah LVH(27) anak pertama, EDH(24) anak ke-2, IGH(18) anak ke-3, JKH(16) anak ke-4, JAH(9) anak ke-5, KMH(6) cucu, ACH(5) cucu .

Pelaku beraksi berulang kali.

Ibda Moyo Otomo, Direktur Humas Polres Pulau Ambon, mengatakan para korban diracun rata-rata tiga kali.

“(Dan) korbannya mayoritas adalah anak-anak korban pertama, dan ini sudah berkali-kali,’ jelasnya.

Pelaku Moyo Otomo melakukan korupsi terhadap anak pertamanya pada tahun 2008 saat duduk di bangku kelas VI Sekolah Dasar.

Sementara itu, tiga anak kandungnya yang lain dianiaya saat masih duduk di bangku sekolah dasar.

Anak perempuan dari enam korban mengatakan mereka mengalami pelecehan seksual pertama kali pada tahun 2020, yang kedua pada tahun 2021 dan tiga kali pada tahun 2022.

Masing-masing cucunya dipaksa tiga kali. Cucu berusia lima tahun itu dipaksa bekerja pada 27 Mei 2022, 29 Mei 2022, dan 1 Juni 2022.

Sedangkan cucunya yang berusia 6 tahun diperkosa pada 17 Mei 2022, 20 Mei 2022 dan terakhir pada 5 Juni 2022.

Moyo Otomo berkata, “Semuanya terjadi di rumahnya di daerah Baguala.

istri musuh

Hal lain yang terungkap adalah sang istri menangkap aksi pelaku.

Istrinya menangkap pelaku saat dia bertindak korup terhadap putri pertamanya, LFH, di rumahnya.

Moyo Otomo menjelaskan, “Ibu saya (istri pelaku) melihatnya secara langsung.” “Saat itu pelaku sedang bersama anak pertama.

Saat istrinya menangkapnya, pelaku langsung meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Sang istri kemudian memaafkan pelaku dan tidak melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

alasan pelaku

Pelaku mengaku ingin membuka jalan terlebih dahulu agar tidak sakit nantinya saat berhubungan intim dengan suaminya.

Dia juga mengaku sangat menyesal telah mencemarkan tujuh korban.

“Ya, saya salah dan saya benar-benar minta maaf,” katanya.

BO sekarang menjadi tersangka dan beberapa artikel telah mencela dia.

Tersangka telah diadili sesuai dengan Pasal 81(1), ayat (3) dan ayat (5) Undang-Undang Republik Indonesia Tahun 2016 tentang Persyaratan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Perubahan Kedua Tahun 2016. 23 Februari 2002 tentang perlindungan anak.

Mereka menghadapi hukuman pidana hingga 15 tahun penjara atau hukuman mati.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Cara Menemukan Titik Koordinat Di Google Maps Untuk Daftar PPDB 2022 Jalur Zonasi
Next post Polisi: Anggota Khilafatul Muslimin Dari Wiraswasta, Petani, Guru, Dokter Hingga ASN