Kades Di Solok Yang Diduga Jadi Pemeran Pria Video Syur Akhirnya Mengundurkan Diri

Spread the love
Read Time:1 Minute, 28 Second

PADANG, -Wali Nagari atau Kepala Desa Paninjauan, Kecamatan X Koto Diatas Kabupaten Solok Sumatera Barat, DI akhirnya mengundurkan diri.

Saat ini pemberhentian DI sedang diproses Bupati Solok dan tinggal menunggu surat keputusan.

“Dia mengundurkan diri dan proses pemberhentiannya sudah di tangan Pak Bupati,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Kabupaten Solok, Romi Hendrawan yang dihubungi , Rabu (25/5/2022). slot gacor

Menurut Romi, setelah DI diberhentikan, selanjutnya ditunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Wali Nagari dari unsur pemerintahan nagari.

“Kemungkinan Sekretaris Nagari. Setelah itu baru ditunjuk Penjabat Wali Nagari dari aparatur sipil negara (ASN),” kata Romi.

Sebelumnya diberitakan, Wali Nagari atau Kepala Desa Paninjauan, Kecamatan X Koto Diatas Kabupaten Solok Sumatera Barat, DI didemo warganya.

Aksi demo dilakukan akibat DI diduga menjadi pemeran pria dalam video syur yang menyebar di tengah warga.

“Aksi demo terjadi Selasa (24/5/2022) kemarin. Ada sekitar 100 warga datang ke kantor Wali Nagari meminta DI mengundurkan diri,” kata Kapolres Solok Kota, AKBP Ferry Suwandi yang dihubungi , Rabu (25/5/2022).

Menurut Ferry, video syur yang tersebar itu peristiwanya terjadi pada 2019 lalu, namun baru muncul tahun ini.

Video syur tersebut diduga diperankan wali nagari dengan seorang wanita yang masih warga Paninjauan juga.

Ferry mengatakan kasus pidana video syur tersebut belum bisa diprosesnya karena pihaknya belum menerima laporan.

“Kalau pidana perzinaan, tentu istri wali nagari itu harus melapor. Sampai sekarang belum ada,” kata Ferry.

Sedangkan untuk pidana pornografi, menurut Ferry, video tersebut juga belum menyebar di media sosial.

“Belum ada di media sosial. Ini baru dari handphone ke handphone. Warga yang melihat video itu juga tidak ada yang mau melapor,” kata Ferry.

Menurut Ferry, untuk mengantisipasi aksi demo tidak anarkis, pihaknya menurunkan 130 orang personel.

“Kita ambil langkah antisipasi. Tapi akhirnya demo berakhir aman dan tidak anarkis,” kata Ferry.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Pakar UGM Sebut Banjir Rob Semarang Bisa Tenggelamkan Bumi
Next post Usai Dilantik Hari Ini, Penjabat Bupati Bengkulu Tengah Fokus Siapkan Pelaksanaan Pemilu Dan Pilkada