Jurnalis Perancis Tewas Di Ukraina, Macron Sedih Sekaligus Geram

Spread the love
Read Time:56 Second

PARIS, – Seorang jurnalis Perancis telah ditembak dan dibunuh di Ukraina, menurut Presiden Perancis Emmanuel Macron.

Dilansir CNN, Menteri Luar Negeri Perancis Catherine Colonna mengatakan dia telah berbicara dengan gubernur Luhansk dan meminta Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk menyelidikinya. slot gacor terpercaya

Leclerc-Imhoff, 32, bekerja untuk afiliasi CNN BFM TV, yang merilis pernyataan yang menyebut para stafnya “sangat sedih” dengan kematian itu.

Leclerc-Imhoff terbunuh di jalan menuju Lyssychansk di wilayah Severodonetsk di Ukraina.

Leclerc-Imhoff telah bekerja untuk BFM TV selama enam tahun, kata penyiar, dan sedang dalam perjalanan keduanya ke Ukraina sejak dimulainya invasi Rusia.

Pada awal Maret, seorang operator kamera Ukraina, Yevhenii Sakun, dilaporkan tewas ketika menara TV Kyiv ditembaki.

Kemudian pada 13 Maret, jurnalis Amerika pemenang penghargaan Brent Renaud dibunuh oleh pasukan Rusia di kota Irpin, Ukraina, menurut polisi di Kyiv.

Jurnalis Amerika lainnya, Juan Arredondo, terluka.

Dan keesokan harinya jurnalis Fox News Pierre Zakrzewski, seorang jurnalis foto perang berusia 55 tahun, dan Oleksandra “Sasha” Kuvshynova, seorang jurnalis Ukraina berusia 24 tahun yang bekerja sebagai konsultan untuk jaringan tersebut, terbunuh di dekat Kyiv.

Koresponden Fox News Benjamin Hall juga terluka parah dalam serangan itu.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Jadi Tersangka Korupsi SPA Sampah Rp 1 Miliar Di Serang Banten, Kades: Saya Bongkar Di Persidangan
Next post Demi Ekspor, 35 Produsen Minyak Goreng Rela Tak Lagi Dapat Subsidi