JAMMI Ajak Masyarakat Mewaspadai Dan Membentengi Keluarga Dari Paham Radikalisme Dan Intoleransi

Spread the love
Read Time:1 Minute, 21 Second

Laporan Reporter Fahdi Fahlawi

Jakarta – Irfan Sanwezi, koordinator nasional Jaringan Pemuda Ulama Islam Indonesia (JAMMI), mengimbau seluruh komponen masyarakat untuk mengakui ekstremisme dan fanatisme. slot gacor

Hal itu diungkapkan Irrfan Sanussi menanggapi pernyataan Rafly Amarr, Direktur Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), bocah dari Kepolisian Geumjin, yang mengatakan bahwa penyebaran ekstremisme terjadi sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir.

Irfan Sanwezi, koordinator nasional JAMMI, mengatakan kepada media: “Kepala BNPT juga mengatakan penyebaran ekstremisme dan intoleransi lebih cepat daripada COVID-19. Oleh karena itu, JAMMI menghimbau seluruh masyarakat untuk mengedukasi keluarga dan mencegah ekstremisme dan fanatisme.” Rabu (22-06-22).

Irfan Sanusi menilai kelompok ekstremis menggunakan kemajuan teknologi untuk melakukan propaganda, rekrutmen, dan penggalangan dana eksplisit yang bernilai atau ideologis.

Irfan mengatakan media sosial itu seperti hutan belantara.

Pesannya adalah untuk mempromosikan persatuan, toleransi dan penerimaan Pancasila sebagai dasar bangsa yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam.

Seperti yang dikatakan Irfan: ”Konsep khalifah selalu terkikis seiring berjalannya waktu. Pancasila adalah lambang negara modern yang merangkul semua elemen negara, termasuk Islam.”

Irfan menambahkan: “Tugas anak muda seperti kita adalah menguasai ranah media sosial. Isilah dengan pesan perdamaian, pesan Islam Rahman Rahman.”

Langkah tersebut berupa pembentukan duta perdamaian di seluruh Indonesia dan pelatihan santri di puluhan pesantren di seluruh Jawa Timur untuk menanggapi kisah ekstremis dunia maya.

Irfan Sanwezi menyimpulkan, “Langkah BNPT ini spesifik dan terarah karena milenial dan Gen Z paling rentan.”

Seperti diketahui, Kapolsek BNPT Komjen Ravelli Amar mengatakan, wabah ekstremisme belakangan ini sangat pesat.

“Penyebaran ideologi intoleransi ekstremisme yang mengarah pada terorisme mirip dengan penyebaran virus Corona 19 yang cepat,” kata Perdana Menteri Foy dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (20 Juni 2022).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Lirik Lagu If I Can Dream, Singel Baru Dari Maneskin (OST Film Elvis)
Next post Megawati Ancam Pecat Kader PDIP Yang Main Dua Kaki, Pengamat: Sindiran Tegas Ke Ganjar Pranowo