Jabodetabek Berstatus PPKM Level 1 Dan WFO Bisa 100%

Spread the love
Read Time:2 Minute, 14 Second

Pemprov DKI Jakarta memperpanjang PPKM (Kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Jawa Bali dari 24 Mei menjadi 6 Juni 2022. Dalam perpanjangan ini, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) telah diklasifikasikan sebagai PPKM tingkat 1.

Hal itu tertuang dalam PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) 2022 No.26. Peraturan ini ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada 23 Mei 2022. situs slot resmi 2022

Pekerjaan kantor (WFO) atau PPKM level 1 pekerjaan kantor dapat dilakukan untuk sektor non-inti dengan kapasitas maksimal 100%. Namun, karyawan harus divaksinasi Covid-19 dan menggunakan PeduliLindung saat memasuki kantor.

Aturan yang sama berlaku untuk perusahaan di sektor primer, yang diizinkan beroperasi hingga kapasitas 100%. Dari sektor keuangan dan perbankan, pasar modal, dan teknologi informasi dan komunikasi hingga hotel yang tidak dikenai karantina.

Di sisi lain, industri berorientasi ekspor hanya dapat mengoperasikan shift di fasilitas produksi/pabrik dengan kapasitas staf hingga 100% per shift. Kemudian, 75% kapasitas layanan manajemen kantor mendukung operasional.

Selain itu, pusat kebugaran/gym, ruang rapat/rapat/ruang rapat, dan ruang konferensi hotel dapat dioperasikan sebagai ruang/ruang perjamuan besar dengan kapasitas maksimum 100%.

Sektor-sektor esensial seperti kesehatan, keamanan dan ketertiban dapat bekerja 100% tanpa terkecuali. Untuk bidang penanggulangan bencana, energi, logistik, pos, transportasi dan distribusi, makanan dan minuman dan konstruksi hanya dapat dioperasikan 100% di fasilitas produksi/konstruksi/pelayanan bagi masyarakat setempat.

Kementerian Administrasi Pemerintah dan Dalam Negeri mengatakan, “Layanan manajemen kantor untuk dukungan bisnis diterapkan hingga 75% dari staf.”

Hal ini tertuang dalam Inmendagri Directive No. 27 Tahun 2022 untuk PPKM Tingkat 3, Tingkat 2 dan Tingkat 1 di Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua. Peraturan ini ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada 23 Mei 2022.

“Kondisi pemekaran PPKM di luar Bali, Jawa sama saja,” kata direktur departemen regional Kemendagri itu. Dengan kata lain, jumlah kecamatan di Level 1 meningkat dari 88 kecamatan menjadi 170 kecamatan.” . Dikutip dari Severizal Affairs dalam siaran pers Selasa (24/5). / 2022).

Sementara itu, kata dia, jumlah provinsi non-Bali di Jawa yang berstatus PPKM level 2 mengalami penurunan dari 276 provinsi/kota menjadi 196 provinsi/kota. Hal yang sama terjadi pada wilayah yang tercakup dalam PPKM level 3.

Sfrizal mengatakan pemerintah telah melonggarkan kontrak PPKM di luar Bali, Jawa. Restoran/restoran dan kafe yang buka setiap malam dan berstatus PPKM Level 1 akan memiliki okupansi 100% hingga pukul 02:00.

Ia berharap situasi Covid-19 akan terus membaik, meski pemerintah telah melonggarkan penggunaan masker, terutama di ruang terbuka yang tidak terlalu padat. Sfrizal mengingatkan seluruh lapisan masyarakat untuk tidak bergembira dengan kemudahan penggunaan masker yang bisa berdampak pada peningkatan kasus COVID-19.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Komisi II DPR Sepakati Honor Petugas TPS Pemilu Naik 3 Kali Lipat
Next post Detik-Detik Banjir Rob Terjang Kawasan Tanjung Emas Semarang