Hati-hati, Ini Sasaran Operasi Patuh Yang Akan Diadakan Mulai Besok Senin, 13 Juni 2022

Spread the love
Read Time:2 Minute, 9 Second

Korlantas Polri akan melakukan operasi patuh pada bulan Juni 2022.

Operasi Patuh ini akan dilaksanakan selama 14 hari yaitu mulai besok Senin, 13 Juni sampai 26 Juni 2022.

Dikutip dari korlantas.polri.go.idoperasi patuh mematuhi guna meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. judi slot gampang jackpot

“Operasi Patuh 2022 tindakan preemtif dan preventif dan penegakan hukum dengan dua cara, yakni dengan tilang, baik itu dengan tilang elektronik (ETLE) statis dan mobile Ed serta dengan penindakan anta Kombes Polri (6/6/ 2022).

Jadi dapat dipastikan dalam operasi patuh ini tidak akan ada pelaksanaan penegakan hukum dengan tilang manual.

Polri melakukan tindakan patuh sebagai langkah untuk mengajak masyarakat agar lebih tertib dan mengurangi angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

Dalam kegiatan operasi patuh, Korlantas Polri akan melakukan pendekatan secara humanis, dan melakukan sosialisasi, edukasi, dan imbauan secara simpatik ke masyarakat, baik secara langsung di lapangan maupun memanfaatkan media sosial.

Korlantas Polri mengimbau masyarakat agar menyiapkan kenderaan, fisik, surat-surat untuk berkendara dan menerapkan aturan berlalu lintas.

Mengutip dari korlantas.polri.go.idberikut sasaran pelanggaran yang bakal ditindak dalam operasi patuh 2022:

1. Berkendara melebihi batas kecepatan

2. Arus lalu lintas Melawan

3. Berkendara di bawah pengaruh alkohol

4. Tidak menggunakan helm SNI

5. Tidak menggunakan sabuk pengaman

6. Bermain smartphone

7. Pengendara di bawah umur dan tak memiliki SIM

8. Untuk sepeda motor, berboncengan melebihi kapasitas

Tata Tertib Lalu Lintas Dikutip dari kepri.polri.go.id:

Memiliki SIM (Surat Ijin Mengemudi)

Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, bagi siapa yang berkendara dan tidak membawa SIM maka akan dikenakan denda sesuai dengan aturan yang berlaku.

UU yang terbaru tidak akan memberi toleransi kepada siapapun pelanggarnya, karena SIM adalah bukti lisensi kendaraan anda.

Selalu Menggunakan Helm Ber-Standar Nasional Indonesia (SNI)

Pengguna yang berkendara di Jalan Raya wajib menggunakan helm yang berstandar SNI.

Helm berstrandar SNI wajib digunakan karena sudah dilakukan uji coba oleh pihak kepolisian.

Sesuai aturan yang berlaku, helm Sni kini kewajiban bagi siapa saja yang menggunakan kendaraan bermotor.

Sanksi bagi pelanggar Helm ini adalah kurungan ataupun denda.

Berkonsentrasi saat Berkendara

Sesuai dengan aturan yang berlaku, bagi pengendara yang melakukan hal tidak wajar di jalan atau aktifitas lain yang dapat menyebabkan gangguan konsentrasi pengemudi lain akan dipidana atau diminta denda.

Jadi jika pengendara tidak berkonsentrasi dan mengganggu pengguna jalan lain di jalan raya akan dikenakan hukuman kurungan atau membayar denda sesuai aturan yang berlaku.

Selalu perhatikan Pejalan Kaki Maupun Sepeda

keselamatan tidak hanya untuk diri sendiri melainkan pejalan kaki atau pesepeda saat berkendara di jalan raya.

Sesuai aturan tata tertib, pengendara yang tidak mengindahkan atau memperhatikan pejalan kaki maupun pesepeda akan dikenakan denda atau pidana oleh pihak berwajib.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post SOSOK Heinrich Dan Geraldine Beldi, 2 Warga Swiss Yang Berjasa Bagi Keluarga Ridwan Kamil
Next post Pengantin ISIS Shamima Begum Takut Dieksekusi Jika Diadili Di Suriah, Ingin Kembali Ke Inggris