Hakim Bebaskan Bandar Narkoba, Pengamat: Patut Dipertanyakan

Spread the love
Read Time:1 Minute, 21 Second

Seorang bandar narkoba di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, berinisial S alias S bin A, bebas. S dibebaskan dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Palangkaraya, pada Kamis (26/5/2022) lalu.

Dalam sidang itu dipimpin hakim ketua Heru Setiyadi dan dua hakim anggota Erhamuddin serta Syamsuni. link slot deposit pulsa 5000 tanpa potongan

Diketahui, S ditangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah pada November 2021 lalu. Ia ditangkap di Kampung Puntun, Kecamatan Pahandut, Kota Palangkaraya.

Dari tangannya, petugas mengamankan sabu seberat 198,41 gram.

Terkait dengan itu, Pengamat Hukum dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) Palembang, Firman Freaddy Busroh pun mempertanyakannya.

“Dasar pertimbangan hakim membebaskan bandar sabu patut dipertanyakan,” kata Dewan Pembina STIHPADA Palembang ini, kepada , melalui pesan WhatsApp, Sabtu, (28/5/2022) siang.

Firman pun meminta Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung Republik Indonesia (RI) untuk memeriksa majelis hakim perkara tersebut dan meminta untuk dilakukan eksaminasi.

Saat ditanya apa yang melatarbelakangi hakim tersebut memutus bebas bandar sabu, Firman mengatakan hal inilah yang harus diselidiki.

Apabila dalam pemeriksaan terbukti bersalah. Maka, sambungnya, hakim yang memutus bebas bandar sabu itu patut dinonaktifkan dari jabatannya.

Hakim beda pendapat

Dalam putusan terhadap bandar sabu itu, ada perbedaan pendapat di antara hakim.

Dua hakim menilai bandar sabu itu tidak bersalah, sementara satu hakim lainnya menilai terdakwa S bersalah.

Kata Firman, adanya perbedaan pendapat hakim terkait putusan ini akan menjadi pertanyaan besar publik mengapa sampai adanya dissenting opinion yang berbeda dalam pertimbangan putusan.

Firman menilai, keputusan PN Palangkara menyurati Pengadilan Tinggi (PT) Kalimantan Tengah terkait dengan putusan itu sudah tepat.

“Sudah tepat, apalagi terkait kontroversi putusan tersebut. Mahkamah Agung harus menjawab keresahan masyarakat atas putusan tersebut,” pungkasnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Banjir Di Tol JORR Arah Serpong Tangsel Surut, Kendaraan Bisa Kembali Melintas
Next post Jack Dorsey Resmi Mundur Dari Dewan Direksi Twitter