Guru Penggerak: Tugas Guru Menuntun Murid, Bukan Menuntut Nilai Tinggi

Spread the love
Read Time:2 Minute, 40 Second

Menjadikan siswa sebagai pusat belajar dapat memberikan ruang lebih bagi anak untuk mengejar kesuksesan sesuai potensinya.

Gaya belajar yang sebelumnya menuntut guru dan siswa untuk mencapai standar ketuntasan minimal dinilai kurang sejalan dengan pemikiran Kei Hajjar Dewantara, bahwa anak harus tumbuh sesuai fitrahnya. judi slot deposit aplikasi dana

Begitu pula Andy Fahri, guru kimia di SMP Budi Otomo Plus, Makassar, Sulawesi Selatan. 

Fahri kini memahami bahwa tugasnya sebagai guru tidak lain adalah membimbing siswa untuk menemukan minat, bakat, dan kompetensinya. Skor tinggi tidak diperlukan.

“Seperti petani, kalau mau padi bagus harus dirawat dan ditanam. Begitu juga dengan mahasiswa,” imbuhnya.

Selama menjadi guru, Fahri mendapatkan unit yang membantunya belajar kembali menjadi guru dengan perspektif baru.

Motivasinya lebih besar ketika membaca dan memikirkan bagian berpikir Ki Hajar Deewantara, yaitu agar anak berkembang sesuai fitrahnya.

Selama di dunia pendidikan, kata Fahri, ia mendapat kursus tentang pembelajaran berdiferensiasi.

Kebutuhan siswa digali melalui penilaian diagnostik kognitif untuk mengetahui minat, bakat, dan kompetensinya, dan penilaian diagnostik non-kognitif untuk mengetahui latar belakang sosial dan budayanya serta cara yang paling tepat bagi anak untuk belajar.

Tidak hanya siswa, guru juga menghargai untuk melakukan sesuatu yang baru dan berbeda. Fahri mengatakan, dalam mengajar guru mengemudi, ia tidak hanya untuk memimpin dirinya sendiri, tetapi juga untuk memaksimalkan aset dan potensi sekolah.

Selain Fahri, instruktur mengemudi dari SMP Negeri 7 Makassar, Nesmore juga bercerita tentang bagaimana dia dan teman-teman sekelasnya “melayani”.

Ia mengatakan, ungkapan “pengabdian siswa” yang ia kutip dari Ki Hajjar Deewantara berarti guru tidak mengajar siswa, melainkan memenuhi keinginan siswa untuk belajar.

Memimpin pendidikan guru dan menerapkan kurikulum independen di sekolah merupakan kebijakan yang selaras dan konsisten, kata Nesmore.

Nesmore merasa seperti guru yang memotivasi dan menggunakan pendekatan Merdeka untuk memberikan perspektif baru kepada anak.

Dikatakannya, jika biasanya kelas sepi, kini anak-anak berlomba-lomba mengutarakan pendapat.

Pernyataan Nesmore didukung oleh Syahriani Jarimallah, instruktur kepemimpinan lainnya di SMPN 7 Makassar.

Seorang guru yang akrab disapa Annie mengungkapkan bagaimana menjadi instruktur mengemudi telah mengubah cara berpikirnya.

Sembilan bulan pendidikan motivasi untuk guru, membentuk pemahamannya tentang bagaimana memperlakukan siswa, teknik untuk membawa anak kembali ke kelas, dan bagaimana membuat orang bergerak bersama tanpa menyuruh atau memaksa mereka.

Al-Ani mengatakan, kegiatan yang disebut piknik ini terbukti bisa mempercepat semangat anak-anak untuk kembali belajar setelah dua tahun belajar dari rumah. Anak-anak dibawa untuk mencari ilmu baru di tempat-tempat di luar sekolah.

Dalam kurikulum mandiri, 25 persen waktu pembelajaran dilakukan dengan kegiatan di luar kelas atau proyek.

Anak-anak dapat mengerjakan tugas atau proyek dari guru dengan menemukannya langsung di lapangan.

Al-Ani mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian guru kepada siswa yang sudah seperti klien.

Menurut Ani, kebutuhan alat dan fasilitas dalam pembelajaran selama ini menjadi kendala guru untuk berkreasi.

Setelah menjadi ahli mengemudi, cara berpikirnya berubah menjadi Origins. Belajar tidak terputus oleh kurangnya alat dan fasilitas, tetapi setiap aset yang ada dapat menjadi alat atau alat bantu mengajar.

Tidak hanya siswa yang diinstruksikan untuk membedakan, tetapi guru juga diinstruksikan. Untuk Proyek Peningkatan Citra Siswa Pancasila, Ani meninggalkan jalur pendidikan dasarnya, khususnya matematika, untuk memfasilitasi siswa di Proyek Suara Demokrasi dan Kearifan Lokal.

Annie menginstruksikan murid-muridnya untuk belajar tentang bahasa tradisional di daerah Sulawesi Selatan yang disebut Keelung.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Garuda Indonesia Dekati Calon Investor Potensial
Next post Lirik Dan Chord Lagu Silver Moons – Sunset Rubdwon