Garuda Indonesia Sambut Baik Aturan Baru Perjalanan Penumpang Pesawat Domestik

Spread the love
Read Time:2 Minute, 12 Second

Laporan Wartawan , Hari Darmawan

JAKARTA – Pemerintah melonggarkan syarat perjalanan untuk penumpang pesawat domestik yang sudah mendapatkan vaksin kedua dan ketiga tidak perlu lagi menunjukkan hasil tes antigen dan PCR. slot deposit via e wallet

hal tersebut, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Irfan Setiaputra mengatakan hal tersebut diharapkan dapat membuat industri penerbangan menjadi lebih baik.

Selain itu Irfan juga menyebutkan, dengan aturan terbaru ini tentunya memiliki kemungkinan bertambahnya okupansi penumpang pesawat.

“Insyallah industri penerbangan akan membaik dan aturan baru ini tentu memiliki kemungkinan untuk menambah okupansi,” kata Irfan saat dihubungi, Jumat (20/5/2022).

Sebagai informasi, Pemerintah kembali menerbitkan aturan perjalanan terbaru untuk penumpang pesawat domestik.

Penumpang pesawat domestik yang tidak perlu menunjukkan hasil tes antigen dan PCR untuk yang sudah mendapatkan vaksin dosis dua dan tiga atau booster.

Aturan baru ini termuat dalam Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor SE 56 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara.

Angkasa Pura II Menerapkan Aturan Baru Perjalanan Penumpang Pesawat Domestik

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, menerapkan aturan baru untuk penumpang pesawat domestik di 20 bandara yang dikelolanya.

“Kami tentunya menyambut baik relaksasi untuk mempercepat perjalanan untuk penumpang pesawat domestik,” kata Awaluddin.

Meski begitu, Awaluddin menegaskan, AP II akan tetap menerapkan protokol seperti menjaga jarak dan menghindarinya.

“Di dalam terminal penumpang pesawat maupun saat penerbangan, penumpang pesawat juga masih diwajibkan menggunakan masker,” kata Awaluddin.

Berikut aturan baru untuk penumpang pesawat domestik:

1. Penumpang pesawat wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi

2. Bagi penumpang pesawat yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua dan ketiga (booster) tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

3. Bagi penumpang pesawat yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes ja semai bag run waktutes ja 24 sebag ara diamber sampelnam ara 3 x ara .

4. Bagi penumpang pesawat dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi, wajib menunjukkan hasil negatif 1 x 24 detik rapid test antigen il yang sampelnya nya ku negatif run tif run yang sampelnya diambil RT- Pdalam waktu cepat 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan. Kemudian wajib wajib surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

5. Bagi penumpang pesawat dengan usia di bawah 6 tahun kecuali terhadap syarat vaksinasi dan tidak wajib menunjukkan hasil RT-PCR atau rapid test antigen, namun wajib melakukan perjalanan den ketgan Covid in sa asi dan sa si dan meru peah menu hiyang menu perjalanan den ketentu perjalanan den ketent 19

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Polisi Tangkap Pasutri Yang Jual Miras Oplosan Hingga Akibatkan 3 Warga Sleman Tewas Dan 1 Kritis 
Next post Video Saat M Kece Praktikkan Detik-Detik Pemukulan Oleh Irjen Napoleon Bonaparte Di Rutan Bareskrim