FAKTA Viral Wanita Di Probolinggo Ditoyor Pengemis: Alasan Tak Beri Uang, Satpol PP Beri Tanggapan

Spread the love
Read Time:1 Minute, 39 Second

Lihat video pengemis memukul kepala wanita yang viral di media sosial.

Video yang dirilis menunjukkan dua wanita di restoran.

Ketika pengemis itu datang, dia tidak memberikan uang kepada pengunjung. slot gacor deposit ovo

Ada juga gerakan memegang pengemis dengan tangannya.

Tiba-tiba, pengemis itu memukul kepala wanita dalam video itu.

format perekam video

Menurut laporan, pemilik akun TikTokrzvlyt yang mengunggah video tersebut adalah seorang guru di SMAN 2 Probolinggo bernama Rezza Ayatillah Velayati.

Dalam video tersebut Reza mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (17/6/2022) sekitar pukul 11.30 WIB.

Saat itu, ia berada di gudang memasak bebek di Jalan KH Mansur, Mayangan, Kota Probolingo.

Ia didampingi rekan-rekannya Bakhtiar Nurmala Sari dan Yoni Octavia.

Katanya Senin (20 Juni 2022) ”Saya menyiapkan rekaman di ponsel saya sebelum makan. Saya sangat suka membuat bahan nutrisi.”

Kemudian seorang pengemis berjilbab kuning menghampiri temannya Bakhtiar Nurmala Sari.

Pengemis itu kemudian mengulurkan tangan ke Normal untuk meminta uang.

Namun saat itu, Normala tidak bisa membawa uang di sakunya karena tangannya kotor.

Yang mengejutkan, pengemis itu malah menampar kepala orang biasa.

Satpol PP.Respons

Kapolres Probolingo Kota Aman Suryaman menanggapi video viral tersebut.

Warga diingatkan bahwa mereka telah diperlakukan sama dan segera memberi tahu call center 112.

“Kami akan segera menindaklanjuti. Kami memiliki staf yang siap siaga 24 jam sehari,’” katanya pada hari Senin, mengutipnya.

Pihaknya juga terus memperketat patroli untuk menertibkan pengemis yang mencari uang di fasilitas umum.

“Kami patroli setiap hari. Jika kami menemukan pengemis, kami menghukumnya,” katanya.

Periksa Fakta Video Viral

Aman Suryaman dikabarkan membenarkan bahwa lokasi dalam video tersebut adalah sebuah rumah makan di kawasan Probolinggo.

Meski demikian, dia mengaku masih mengkaji realitas kejadian tersebut dan melihatnya terlebih dahulu di dalam video.

Menurutnya, video tersebut mungkin sengaja dibuat untuk konten saja.

“Kalaupun benar, pemilik toko harus memperhatikan kenyamanan pelanggannya,” katanya, Senin.

Toko atau pemilik toko mengatakan bahwa pelanggan harus berhati-hati agar tidak diganggu seperti pengemis.

Pasalnya, jumlah perwakilan Satpol PP terbatas dan tidak bisa hadir di seluruh stand yang ada di Kota Probolinggo.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Momen Akrab Bambang Pacul Dan Ganjar Pranowo Di Rakernas PDIP, Salam Komando Hingga Pekik Merdeka
Next post Foto-foto Penampilan Nasida Ria Saat Konser Di Jerman, Disambut Antusias Penonton