FAKTA Sekolah Khilafatul Muslimin, Ada 31 Di Indonesia, Tolak UUD 1945 & Beri Gelar Sarjana Khilafah

Spread the love
Read Time:2 Minute, 5 Second

Berikut beberapa fakta mengenai organisasi Khilafatul Muslimin yang ternyata memiliki sekolah yang terafiliasi dengan paham yang dinutnya.

Organisasi Khilafatul Muslimin sempat menggegerkan publik pada akhir Mei 2022 lalu karena melakukan konvoi di sejumlah daerah di Indonesia.

Aksi konvoi tersebut dilakukan dengan motor dan membawa poster “Kebangkitan Khilafah” yang meresahkan masyarakat. slot gacor malam ini

Buntut dari aksi tersebut, kepolisian langsung menangkap beberapa petinggi Organisasi itu.

Setelahnya, fakta-fakta lain pun terungkap dalam Investigasi seperti keberadaan sekolah hingga universitas yang ternyata terafiliasi dengan paham yang mereka anut.

Berikut fakta-fakta terkait sekolah Khilafatul Muslimin yang dirangkum dari berbagai sumber:

Berjumlah 31 Secola di Indonesia

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengungkapkan, Organisasi masyarakat Khilafatul Muslimin memiliki 31 sekolah yang terafiliasi dengan paham yang dinutnya.

Dari 31 sekolah, menjadi 25pondok pesantren dan universitas yang tersebar di seluh Indonesia.

“Mereka memiliki 25 Pondok Pesantren, dan jika dihitung menurut unit jumlah ada 31, dan ini baru sementara (yang ditemukan),” jelas Hengki dalam konferensi pers yang dikutip dari TV, Kamis (202/6).

Jumlah ini, Sambung Hengki, diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dengan penyelidikan lanjutan.

Pihak kepolisian akan terus-menerus mencari sekolah-sekolah yang terafiliasi dengan paham ini.

Tidak Ajarkan Tentang Pancasila dan UUD 1945

Hengki melanjutkan, hasil penyelidikan mengungkapkan smua lembaga pendidikannya tidak menganut sistem pendidikan nasional.

Tetapi, sekolah ini berbasis khilafah dan sama sekali tidak mengajarkan tentang Pancasila dan UUD 1945.

“Mereka (Diazarkan Untag) Taat Pada Khalifa, Tapi Kepada Pemerinta Itu Tidak Wajip,” Kata Hunky.

Sekolah Gratis dari SD Hingga SMA

Hengki menuturkan, Organisasi tersebut memiliki sekolah gratis setara SD yang dicapai selama 3 tahun, SMP 2 tahun, dan SMA 2 tahun.

Sementara, untuk perguruan tinggi, Organisasi ini memiliki dua universitas yang letaknya di Bekasi dan di Nusa Tenggara Barat.

Pendidikan di universitas ini dicapai selama dua tahun.

Kemudian, setelah siswa tersebut lulus, akan langsung mendapatkan gelar S.Kh.I atau Sarjana Kekhalifahan Islam.

Larang Hormati Vendera Mera Footy

Hengki Mengatakan, organisasi tersebut merupakan juga melarang siswanya memberi hormat kepada bendera lain, selain bendera Khilafatul Muslimin.

Bahkan, lanjut Hengki, para siswanya diajarkan untuk tidak wajib tunduk kepada pemerintah RI.

“Artinya, seperti yang kami sampaikan tadi, tidak wajib tunduk pada pemerintah,” jelasnya.

Hengki menuturkan, para siswa di sekolah diperintah untuk tunduk dan patuh hanya kepada khalifah, bukan pemerintah.

Selain itu, paham yang diajarkan mereka menyebut selain ajaran Khilafah adalah ajaran setan.

Untuk itu, dengan adanya temuan ini, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati agar tidak terjerumus dalam paham terlarang tersebut.

Pasalnya, lanjut Hengki, Khilafatul Muslimin terbukti melakukan propaganda agar masyarakat mengikuti paham mereka.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Potensi IPO Perusahaan Sawit Semakin Besar Setelah Keran Ekspor CPO Dibuka
Next post Cara Mengecek Mobil Bekas Tabrakan Atau Bukan Saat Akan Membeli Mobkas