Cara Mencegah Penyebaran Omicron BA.4 Dan BA.5, Tingkatkan Protokol Kesehatan

Spread the love
Read Time:1 Minute, 56 Second

Berikut cara mencegah penyebaran Omicron BA.4 dan BA.5.

Kasus COVID-19 diketahui meningkat di sejumlah negara termasuk Indonesia, karena Varian Omicron BA.4 dan BA.5.

Oleh karena itu, Menteri Kesehatan (Minx) Budi Gonnady Sadkin mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan dan pola kasus global COVID-19. slot gacor bulan ini

Dengan kasus terkonfirmasi harian sekitar seribu kasus per hari, Menkes menyebut Indonesia saat ini masih berada di level 1.

Standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk kasus terkonfirmasi Level 1 adalah maksimal 20 kasus per minggu per 100.000 penduduk.

Jika diterjemahkan, penduduk Indonesia sekitar 7.700 per hari. Jadi ini level pertama dimana penularan berbasis WHO di Indonesia akan naik ke level 2.

Sementara itu, menteri kesehatan mengatakan puncak kasus varian BA.4 dan BA.5 diperkirakan terjadi pada Juli.

Karena itu, dia menegaskan, pemerintah akan terus menyatukan gelombang varian BA.4 dan BA.5 secara ketat.

Bagaimana mencegah penyebaran Omicron BA.4 dan BA.5

Mengenai varian baru, sejauh ini telah ditemukan 8 kasus terkait BA.4 dan BA.5 di Indonesia.

Pada prinsipnya, munculnya varian baru di negara-negara tidak dapat dihindari.

Untuk menyatukan perkembangan varian baru serta menganalisis varian baru dari berbagai negara ke depan, pemerintah akan terus melakukan surveilans epidemiologi yang diadaptasi dari Covid19.go.id.

Kemudian menurut pembelajaran dalam menghadapi variabel baru di masa lalu, perlu bagi seseorang untuk meningkatkan kesadaran pribadi dalam menerapkan protokol kesehatan.

Ajukan lamaran Anda sesuai ketentuan yang berlaku dan segera lakukan vaksinasi bagi yang belum.

Hal ini karena para ahli sepakat bahwa vaksin tersebut masih sangat efektif dalam meningkatkan perlindungan terhadap banyak varian baru.

Gejala Omicron BA.4 dan BA.5

Berikut gejala Omicron BA.4 dan BA.5 yang dikutip dari www.prevention.com:

Secara umum, gejala Covid-19 cukup konsisten, kata Thomas Russo, profesor dan ketua departemen penyakit menular di University at Buffalo di New York.

Oleh karena itu tidak ada perbedaan yang signifikan gejala Omicron BA.4 dan BA.5 dengan gejala varian Omicron lainnya.

Itu juga tampaknya tidak menyebabkan penyakit yang lebih serius daripada versi Omicron sebelumnya.

Gejala Covid-19 yang paling umum, menurut CDC:

demam atau kedinginan

– batuk;

Sesak napas atau kesulitan bernapas.

– kelelahan;

Nyeri otot atau tubuh.

– Sakit kepala;

Kehilangan rasa atau bau baru.

– Sakit tenggorokan;

Hidung tersumbat atau berair.

mual atau muntah;

– Diare;

– Batuk;

– kelelahan;

– Penyumbatan;

– Saya terserang flu.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post MUI Sebut Kelompok Khilafatul Muslimin Virus Berbahaya Dan Rugikan Umat Islam
Next post Kemenhub Tingkatkan Pengawasan Dan Penataan Kabel Bawah Laut