Buah Manis Buang Calhanoglu & Donnarumma, Kecerdikan Transfer AC Milan Yang Berujung Scudetto

Spread the love
Read Time:2 Minute, 15 Second

Penantian AC Milan selama 11 tahun untuk meraih kembali gelar scudetto akhirnya tertuntaskan pada musim 2021/2022.

Tepat, AC Milan berhak menyandang status sebagai pemenang gelar scudetto setelah mengalahkan Inter Milan dalam perburuan juara Liga Italia musim ini.

AC Milan sukses mengumpulkan total 86 poin untuk menyegel gelar scudetto musim ini. slot gacor pulsa tanpa potongan

Tim Rossoneri terpaut dua angka saja dari Inter Milan yang harus puas berada pada posisi runner-up sekaligus gagal mempertahankan gelar juara.

Keberhasilan AC Milan memenangkan gelar scudetto seolah menjadi buah dari kecerdikan manajemen Rossoneri dalam hal transfer pemain.

Selain itu, kepiawaian Stefano Pioli menjadi tanpa skuat AC Milan menjadi kunci sukses lain kesuksesan AC Milan pada musim ini.

Pioli seolah bisa menampilkan kombinasi pemain muda dan senior untuk membawakan AC Milan merengkuh gelar scudetto pertama kali sejak 2011 silam.

Berbicara tentang kebijakan transfer yang dilakukan AC Milan pada musim ini, tim Rossoneri sepertinya berhasil melakukan rekrutmen yang jitu.

AC Milan sempat dibuat galau ketika dua pemain andalannya musim lalu ingin hengkang setelah kontraknya habis.

Adapun dua pemain yang dimaksud Hakan Calhanoglu dan Gianluigi Donnarumma.

Dua pemain itu akhirnya memutuskan hengkang dari AC Milan setelah enggan memperpanjang kontrak baru.

Padahal, dua pemain itu menjadi pilar penting dalam permainan AC Milan yang tengah berjuang mengembalikan kejayaannya.

Calhanoglu menjadi sosok trequartista andalan AC Milan, sementara Donnarumma sebagai penjaga gawang tangguh tim merah hitam.

Hanya saja kepergian keduanya tak bisa berlatih, AC Milan pun harus merelakan Calhanoglu dan Donnarumma hengkang ke klub lain.

Khusus Calhanoglu, ia seolah melakukan pengkhianatan dengan berlabuh ke rival sekota, Inter Milan.

Apesnya, Calhanoglu yang awalnya ingin memenangkan gelar scudetto bersama Inter Milan, malah dipecundangi oleh mantan mantan pada musim ini.

Kepergian dua pemain tersebut akhirnya justru menjadi buah manis dari kesuksesan tim AC Milan musim ini.

AC Milan tampak kompak, menyatu, dan tanpa mengandalkan pemain-pemain tertentu dalam merajut kesuksesan.

Beruntung, manajemen AC Milan juga melakukan langkah jitu dalam hal transfer pemain.

Mike Maignan yang menjadi pengganti Donnarumma tidak mampu tampil biasa di pos penjaga gawang.

Status penjaga gawang terbaik Liga Italia bahkan disandang Maignan pada musim perdananya bermain di kompetisi Serie A.

Catatan 17 cleansheet dan 21 kebobolan menjadi statistik menawan pemain Timnas Prancis tersebut.

Olivier Giroud yang juga berstatus sebagai pemain yang sudah uzur mampu menunjukkan kematangannya.

Belum lagi performa tangguh Fikayo Tomori yang merupakan eks pemain Chelsea juga dianggap remeh.

Keberhasilan AC Milan mempermanenkan Sandro Tonali juga memberikan dampak luar biasa bagi kedalaman lini tengah AC Milan.

Peminjaman Brahim Diaz, Alessandro Florenzi, dan Junior Messias juga menjadi kepingan puzzle yang mengungkap kesuksesan AC Milan pada musim ini.

Kecerdikan manajemen AC Milan dalam urusan transfer pemain akhirnya menjadi satu dari sekian faktor yang membuat Rossoneri meraih scudetto musim ini.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Harga Minyak Goreng Hari Ini, 23 Mei 2022 Di Alfamart Dan Indomaret: SunCo, Bimoli, Tropical, Sovia
Next post Tengok Karya Brand Lokal Indonesia Di Modest Fashion Day ‘Russia-Islamic World: Kazan Summit’