Bos Nokia Sebut Pengguna Smartphone Makin Sedikit 2030

Spread the love
Read Time:1 Minute, 46 Second

Saat ini, smartphone menjadi salah satu kebutuhan primer bagi sebagian besar manusia modern. Bukan alat komunikasi saja, smartphone juga menjadi penunjang penting aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja hingga mencari hiburan.

Hal itulah yang membuat smartphone seakan-akan sebuah candu bagi banyak orang saat ini. Akan tetapi, keputusan akan perangkat smartphone diprediksi akan menurun drastis sewindu mendataang atau di tahun 2030. judi slot deposit pulsa tanpa potongan

Hal itu diprediksi oleh President and Chief Executive Officer (CEO) Nokia, Pekka Lundmark. Lantas, apa alasan Lundmark memproyeksikan hal tersebut?

Menurut Lundmark, titik balik masifnya penggunaan smartphone akan terjadi berkat komersialisasi jaringan 6G. Ia memprediksikan internet akan mulai digunakan secara komersil di tahun 2030.

Lundmark yakin bahwa dengan 6G, orang-orang akan lebih memilih menggunakan perangkat wearable, seperti smartwatch, smart band, smart glasses, dan sebagainya, untuk menggantikan peran smartphone.

smartphone tidak akan lagi menjadi perangkat yang umum digunakan sebagaimana halnya saat ini, karena orang-orang lebih memilih menggunakan wearable device atau produk elektronik lain yang menempel di tubuh mereka.

demikian, Lundmark tidak memperinci, perangkat yang dapat dipakai atau produk elektronik seperti apa yang nantinya mampu menggantikan posisi dan peran smartphone di tahun 2030, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Giz China, Selasa (31/5/2022).

Sedikit membhas jaringan 6G. Jaringan ini sudah dimulai sejak tahun 2018 di China. Namun, pengembangannya mungkin akan memakan waktu lama, karena saat ini dunia masih fokus dalam komersialisasi 5G.

Presiden dan Chief Executive Officer (CEO) Nokia.

Mundur teratur dari pasar smartphone

Lundmark tidak menjelaskan dari mana prediksinya itu bisa disimpulsan. Tidak menutup kemungkinan pula, prediksinya meleset.

Namun yang jelas, Nokia sendiri memang sudah mulai ancang-ancang mundur dari pasar smartphone.

HMD Global, selaku pemegang lisensi resmi merk Nokia, bulan Maret lalu mengumumkan bahwa perusahaanya akan meluncurkan smartphone flagship alias ponsel harga mahal.

Alih-alih, HMD Global memilih fokus menawarkan ponsel fitur (feature phone), dan smartphone murah di kelas entry-level dan mid-range.

“Membuat ponsel for 800 dollar AS (sekitar Rp 11,3 juta) tidak masuk akal bagi kami saat ini. HMD tidak ingin terlibat dalam perang spesifikasi besar-besaran dengan pemain lain, ” kata Adam Ferguson, Kepala Pemasaran Produk HMD Global, dirangkum dari Android Authority.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post 5 Potret Resepsi Pernikahan Maudy Ayunda Dan Jesse Choi, Digelar Tertutup Di Bali
Next post Lirik Dan Chord Lagu Monolith Dari T.Rex