Bocah 11 Tahun Dianiaya IRT Di Bima, Wajah Korban Diolesi Cabai

Spread the love
Read Time:1 Minute, 34 Second

BIMA, – Seorang bocah bernama Mustafa (11) asal Kelurahan Nae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi korban penganiayaan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial AR (35) pada Minggu (29/5/2022).

Pelaku membaluri wajah korban dengan cabai rawit hingga mengenai dua bola matanya. Korban kini kesulitan membuka mata karena kepedasan. slot gacor deposit dana

“Terlapor (AR) menempelkan kepala korban ke tembok, kemudian mengoleskan cabai ke wajah korban sambil memaki-maki hingga korban menangis dan tidak bisa membuka mata karena kepedesan,” kata Kepala Seksi Humas Polres Bima Kota, Iptu Jufrin dalam keterangan tertulis, Selasa (31/5/2022).

Jufrin mengatakan, kejadian itu bermula saat Mustafa cekcok dengan rekan sebayanya bernama Malati di sebuah gang, Lingkungan Ranggo, Kelurahan Nae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.

Kejadian tersebut disaksikan oleh Tanti, anak dari pelaku AR.

Tanti mengadukan percekcokan dua orang rekannya itu ke sang ibu. Pelaku AR lantas keluar dengan menenteng plastik berisi cabai rawit lalu menjambak kepala korban.

Tak hanya itu, AR juga membaluri mulut dan seluruh wajah korban dengan cabai tersebut.

“Terlapor menjambak rambut korban lalu terlapor mengoleskan mulut korban dengan menggunakan cabai ke arah bagian muka,” ungkap Jufrin.

Diakui Jufrin, AR sampai saat ini belum ditahan. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk orang tua korban bernama Jainudin (53) selaku pelapor.

“Untuk pelaku belum ditahan, penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti yang cukup,” ujar Jufrin.

Sementara itu, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Bima Juhriati mengatakan, pihaknya sedang mendampingi proses hukum serta pemulihan psikis dari korban Mustafa.

“Kami melakukan pendampingan dalam proses hukum serta pemulihan psikis korban,” ucap Juhriati saat dihubungi.

Juhriati meyakinkan, kasus penganiayan terhadap Mustafa ini akan dikawal tuntas sampai ada kepastian hukum dari pengadilan.

“LPA akan kawal kasus ini sampai mendapatkan putusan yang memberikan keadilan dan kepentingan yang terbaik bagi anak. Korban Alhamdulillah dalam kondisi baik, sudah di-BAP dan mulai berangsur pulih psikisnya,” jelas Juhriati.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Video Viral Pria Bali Ini Bisa Tirukan Logat Turis Perancis, Thailand, India, Hingga Rusia
Next post Perampok Bersenjata Ikat Korban Di Serang, Emas Batangan, Uang Rp 200 Juta, Hingga Rokok Raib