Binance Buka 2.000 Lowongan Kerja Di Tengah Tren PHK Perusahaan Kripto

Spread the love
Read Time:1 Minute, 4 Second

Laporan Wartawan , Nur Febriana Trinugraheni

NEW YORK – Chief Executive Officer (CEO) pertukaran cryptocurrency Binance, Changpeng Zhao mengatakan pada Rabu (15/6/2022) kemarin Binance telah membuka 2.000 posisi untuk perekrutan karyawan baru.

Hal ini sangat kontras dengan langkah perusahaan di ruang cryptocurrency lainnya yang menghentikan proses perekrutan pekerja baru dan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), di tengah penuruan pasar kripto. slot gacor

Namun pertukaran kripto ini belum memberi tanggapan terbaru mengenai kabar perekrutan karyawan baru ini.

Langkah Bincance terjadi di tengah volatilitas ekstrem di pasar kripto, karena investor beralih dari aset berisiko akibat kekhawatiran mengenai inflasi yang melonjak dan menekan Federal Reserve AS untuk menaikkan suku bunga secara agresif yang dapat mengarah ke resesi ekonomi.

Sementara pertukaran kripto lainnya, Coinbase Global Inc, mengatakan pada Selasa (14/6/2022), pihaknya akan memangkas sekitar 1.100 pekerja atau 18 persen dari tenaga kerjanya, dan bersiap untuk mengatasi penurunan di pasar cyrptocurrency.

Keruntuhan pasar kripto juga memaksa perusahaan seperti BlockFi dan Crypto.com untuk memangkas ratusan pekerja, sementara perusahaan besar termasuk Meta Platforms dan Intel Corp juga telah menghentikan proses perekrutan karyawan baru.

Harga Bitcoin jatuh menuju ke level terendahnya dalam 18 bulan pada Rabu kemarin, dan memacu penurunan tajam di pasar mata uang digital yang dipicu oleh keputusan pemberi pinjaman kripto, Celcius yang membekukan penarikan bagi penggunanya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Chord Memikirkan Dia – Seventeen: Resah Hati Ini Tanpanya
Next post Tanpa El Ibnu, Elkasih Reborn Terus Berkarya, Kini Memilih Ikuti Zaman, Tak Lagi Rock Melayu