Bikin Terharu! Dari Desa Ke 4 Negara Asia, Ini Kisah Ibu Pengrajin Yang Berhasil Tembus Pasar Ekspor

Spread the love
Read Time:3 Minute, 4 Second

TULONGAGUNG – Berkat perkembangan teknologi yang semakin canggih, masyarakat pedesaan kini tidak perlu lagi datang ke kota besar untuk mendapatkan penghasilan.

Bahkan dari desa, siapa pun berpeluang menciptakan ekosistem ekonomi yang mandiri dan menguntungkan. situs slot mudah dimenangkan

Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah perusahaan UMKM bernama Dinova Store. Berasal dari desa kecil Panggungploso di Desa Sumberagung, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, UMKM mampu meraih sukses besar berkat produksi masker untuk wanita.

Keberhasilan ini telah merambah pasar ekspor, dan membuat produk Dinova Store kini hadir di empat negara Asia.

Semua ini berkat kerjasama antara UMKM dan perusahaan e-commerce di Indonesia. Bahkan, hal ini membuat Toko Dinova mampu memberdayakan perempuan lain di desa tersebut.

Sri Wigatiningse, pemilik toko Denova, mengatakan banyak perempuan di desanya yang memilih untuk tidak bekerja karena harus tinggal di rumah untuk mengasuh anak dan mengurus keluarga. Namun, lanjutnya, kebanyakan dari mereka mengeluhkan kondisi ekonomi yang kurang baik.

“Dari situ saya bertekad suatu hari nanti bisa memulai bisnis dengan mengajak mereka bekerja dan akhirnya bisa mendapatkan penghasilan tanpa harus keluar dari desa ini,” jelas Sri.

Toko Dinova sendiri banyak menjual aksesoris wanita seperti mask strap, connector, hair ties dan dish bag pada baju.

Untuk mengembangkan usahanya dan mengikuti tren yang ada, usaha yang awalnya pada tahun 2017 ini hanya mempunyai 1 karyawan saja, kini telah berkembang menjadi 9 karyawan dengan menggandeng 7 mitra penjahit.

Setelah mencoba berjualan di e-commerce, Dinova Store melakukan berbagai optimalisasi penjualan, seperti promosi iklan dan fitur-fitur lainnya di e-commerce. Ia bahkan sampai mengikuti program Shopee Ekspor.

Hasilnya setelah mengikuti program Shopee Eskpor di tahun 2020, Dinova Store kini mampu menjual produknya sampai ke empat negara, yakni Malaysia, Singapura, Vietnam dan Filipina.

Pada awalnya, Sri mengaku lokasi bisnisnya yang berada di desa mendatangkan kendala tersendiri. Untuk mengatasinya, Sri pun akhirnya bekerja sama dengan banyak ekspedisi yang punya komitmen mengejar kecepatan dalam pengiriman.

Saya aktifkan ekspedisi mana saja yang punya track record barang sampai dengan cepat dan aman. Jadi pembeli punya banyak pilihan jasa kirim dan cepat sampai,” jelasnya.

Dalam mengembangkan usahanya, Sri juga menambah lini bisnis busana muslimah, busana formal, dan busana rumah. Kini ratusan pesanan masuk setiap harinya dan dilayani langsung oleh Pak dan jajarannya.

Membawa berkah bagi karyawan

Tidak hanya menguntungkan bagi Sri sebagai pemilik, memiliki toko Dinova juga membawa berkah bagi para karyawan. Novi Yante adalah salah satunya, dan dia mengaku tidak menyangka bisa mendapatkan penghasilan tanpa harus meninggalkan keluarganya di desa.

“Saya sudah bekerja dengan Bu Sri sejak tahun 2017. Saya sangat berterima kasih, Bu Sri sangat membantu warga di sini dengan melibatkan ibu-ibu rumah tangga yang bekerja di toko Dinova. Kalau di sini gajinya juga bagus alhamdulillah, sembari lihat anak-anak juga. Jadi waktu itu saya tidak punya apa-apa, dan sekarang saya mau beli ini, saya bisa,” kata Novi.

Sejak Novi yang berdedikasi membuat harness, topeng tali, dan talenta, dia tidak menyangka bisa mengirim kerajinannya ke luar negeri.

“Sangat bangga. Saya rasa tidak,” kata Novi.

Shopee bantu tingkatkan ekspor kerajinan asli Indonesia

Ekspor produk kerajinan tangan melalui Shopee mengalami kenaikan empat kali lipat sepanjang 2021. Pertumbuhan ekspor ini adalah hasil dari meningkatnya penjualan produk UMKM lokal yang kualitasnya mampu bersaing dengan pasar internasional.

Dinova Store merupakan salah satu dari lebih 180.000 UMKM lokal yang berhasil menembus pasar dunia bersama Shopee. Bahkan UMKM ini berhasil menjadi penggerak ekosistem ekonomi mandiri untuk sembilan ibu rumah tangga dan pengusaha konveksi di Kabupaten Tulungagung.

Kisah Dinova Store ini tentu saja menjadi sebuah inspirasi di Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei 2022 ini.

Kisah ini juga menjadi inspirasi bagi para pelaku UMKM bahwa siapa pun, bahkan dari desa sekali pun, dengan kerja keras dan tekad yang dimiliki akan mampu menembus pasar luar negeri.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Harga Minyak Goreng Curah Di Pasar Kebayoran Lama Masih Tinggi, Rp 18 Ribu Per Kg
Next post Polisi Tangkap Pasutri Yang Jual Miras Oplosan Hingga Akibatkan 3 Warga Sleman Tewas Dan 1 Kritis