Biden Dilaporkan Tegur Dua Menteri AS Agar Kurangi Retorika Dukungan Pada Ukraina

Spread the love
Read Time:1 Minute, 45 Second

Presiden AS Joe Biden telah memperingatkan dua pejabat senior untuk menahan diri dari membuat komentar yang mendukung tentang Ukraina.

Peringatan disampaikan kepada Menteri Pertahanan Lloyd Austin dan Menteri Luar Negeri Anthony Blinken pada April, menurut laporan yang dirilis oleh NBC News pada 16 April 2022.

Insiden itu terjadi setelah menteri pertahanan AS mengatakan pemerintah AS ingin Ukraina memenangkan perang dengan Rusia. slot gacor deposit via dana

Saat itu, dia mengatakan AS berharap Rusia akan melemah sehingga tidak bisa melancarkan serangan lagi.

Anthony Blinken secara terbuka membandingkan pandangannya dengan pandangan Menteri Pertahanan Austin.

Pernyataan ini diberitakan secara luas.

Pada kunjungan mendadak ke Kyiv pada bulan April, Austin berkata, “Saya berharap Rusia akan terlalu lemah untuk melakukan apa yang dilakukannya selama invasi ke Ukraina.”

Blinken dan Austin menjawab telepon setelah lepas landas dengan dua pesawat terpisah dari Polandia.

Selama panggilan konferensi, Biden memberi tahu Austin dan Blinken bahwa mereka telah bertindak terlalu jauh dan memerintahkan mereka untuk mengurangi pengeluaran mereka.

“Dia tidak puas dengan pidato itu,” tambahnya.

Pejabat lain menyimpulkan bahwa Blinken dan Austin telah salah menafsirkan pernyataan menteri pertahanan, NBC News melaporkan.

Seorang pejabat anonim mengatakan kepada jaringan itu bahwa Biden khawatir kata-kata Austin akan menetapkan tujuan yang tidak realistis dan meningkatkan kemungkinan Washington akan menghadapi konflik langsung dengan Moskow.

Ketidakpuasan Biden mencerminkan kekhawatiran dalam pemerintahan AS.

Ukraina membela serangan Rusia, tetapi bentrokan itu bisa berubah menjadi perang gesekan.

Pada awal invasi, tentara Rusia gagal dalam misinya untuk merebut ibu kota, Kyiv, dan mulai maju.

Saat ini, perang di Donbass di Ukraina timur dikendalikan oleh pasukan Rusia.

Menurut sebuah laporan oleh NBC News, para pejabat AS sekarang konservatif, tetapi semakin khawatir bahwa jalannya perang “tidak dapat ditoleransi.”

Pakar dan pejabat AS dan Eropa telah menyatakan keyakinannya bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin akan mengklaim Donbas sebagai wilayah Rusia.

Ketika skenario ini terjadi, Zelensky harus bernegosiasi untuk mengakhiri konflik.

Sementara itu, pemerintahan Biden mengatakan tidak akan menekan AS untuk mengakhiri perang di Kyiv dengan persyaratan tertentu, dan sedang mempersiapkan kemungkinan perang yang berkepanjangan.

Biden juga terus memberikan bantuan mematikan ke Ukraina.

Rabu lalu, Amerika Serikat mengumumkan paket bantuan militer baru senilai $1 miliar.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Demo Kedubes India, Sekjen PA 212: Islam Dinistakan Karena Umat Muslim Diam
Next post Pioneer Kenalkan Head Unit Harga Irit Untuk Pengguna Avanza Hingga Ertiga